Pondok ‘Baremoh’ di Bukit Lampu Kembali Dibongkar

0
675
Satpol PP Kota Padang dibantu tim gabungan (TNI/Polri serta Pol PP Provinsi Sumbar) kembali menertibkan pondok ‘baremoh’ di Kawasan Bukit Lampu, Kamis (15/12). Humas

PADANG, KP – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang bersama tim gabungan (TNI/Polri serta Pol PP Provinsi Sumbar) kembali menertibkan pondok ‘baremoh’ yang berada di Kawasan Bukit Lampu, Kota Padang. Karena lokasi itu acap kali dijadikan tempat untuk berbuat maksiat.

Sekertaris Daerah Kota (Sekdako) Padang, Asnel yang langsung memimpin apel penertiban pondok baremoh tersebut mengatakan, lokasi ini sebelumnya telah dilakukan pembongkaran beberapa waktu lalu, namun pemilik pondok baremoh tersebut kembali menjamur, sehingga dilakukan penutupan. Sebab, lokasi tersebut sering disalahgunakan pengunjung untuk berbuat maksiat.

“Kita sering mendapatkan laporan bahwa lokasi tersebut sering disalahgunakan pasangan muda mudi untuk berbuat maskiat. Untuk itu kita lakukan pembongkaran dibeberapa titik,” ujarnya usai memipin apel pembongkaran tersebut, Kamis (15/12) di Mako Pol PP Padang, Jalan Tan Malaka.

Sambungnya, setelah nanti dilakukan penertiban pondok baremoh dibeberapa titik di Kawasan Bukit Lampu tersebut, Pemko Padang akan melakukan pengawasan lebih intens agar pemilik lokasi tersebut tidak mendirikan bangunannya kembali.

Selain itu, kata Asnel diperlukan Satpol PP yang di BKO di Kecamatan untuk berpartispasi bersama dengan masyarakat untuk selalu melakukan pengawasan.

Sementara, Plt Kasat Pol PP Kota Padang, Eddy Asri mengatakan, Satpol PP sebelumnya telah berupaya untuk melakukan pencegahan maksiat di lokasi tersebut dengan terus melakukan patroli serta razia, bahkan kawasan tersebut sudah pernah dilakukan pembongkaran.

Namun, tutur Eddy meskipun telah dilakukan berbagai cara untuk memberantas maksiat di kawasan tersebut, namun pemilik pondok baremoh tetap saja mendirikan bangunan tersebut.

“Dari 22 pondok bareoh yang telah kita data, hanya 6 pondok yang kita bongkar karena sebagian telah dibongkar sendiri oleh pemiliknya, sebab sebelum dilakukan penertiban ini kita telah layangkan surat perintah bongkar,” katanya.

Sedangkan, Sekretaris Kerapatan Adat Nagari Kecamatan Lubuk Begalung, Imam mengatakan, penertiban ini jangan hanya dilakukan saat ini saja, namun harus secara berkelanjutan. Karena lokasi ini tidak hanya kali ini saja, malah hampir setiap hari.

“Jadi kita berharap Satpol PP lebih intens melakukan pengawasn ke lokasi ini, karena sudah meresahkan masyarakat dan merusak generasi muda,” pungkasnya. (bob)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY