Tujuh Orang Diduga Preman Pasar Diciduk Polisi

0
280
Kapolsek Padang Barat, Kompol Syahrul Chan (kiri) memeriksa dua pemuda di kawasan Pasar Raya, Rabu sore (14/12) dalam operasi penyakit masyarakat (pekat) 2016. IRWANDA SAPUTRA

PADANG, KP – Tim opsnal Polsek Padang Barat kembali melaksanakan operasi Penyakit Masayarakat (Pekat) 2016, Rabu sore (14/12) sekitar pukul 17.30 WIB. Kali ini, target petugas melakukan razia senjata tajam dan premanisme.

Operasi pekat yang dipimpin langsung Kapolsek Padang Barat, Kompol Syahrul Chan itu berpusat di kawasan Pasar Raya Padang. Adapun lokasi yang disasar petuhas diantaranya dari Bundaran Air Mancur hingga Permindo.

Dalam operasi itu, sedikitnya tujuh orang yang terindikasi preman terjaring. Adapun identitas yang terjaring berinisial DH (27), NO (25), PA (26), RM (27), MT (18), FL (26, dan FN (24) yang rata-rata memiliki tatto di badan.

Setelah diamanakan petugas, para preman yang terjaring langsung digiring ke mobil patroli dan dibawa ke Mapolsek guna pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolresta Padang, Kombes Pol Chairul Aziz melalui Kapolsek Padang Barat, Kompol Syahrul Chan mengatakan, ketujuh yang terjaring langsung dilakukan pendataan. Selain itu, pihaknya juga melakukan pembinaan terhadap yang diamankan.

“Kita tidak melakukan penahan,  cuman hanya memberikan pembinaan. Setelah itu, mereka menulis surat pernyataan dan kemudian kita suruh pulang kembali,” jelas Kompol Syahrul  Chan sembari menyebutkan dalam operasi itu tidak ditemukan senjata tajam.

Kompol Syahrul Chan menegaskan, pihaknya akan terus menimalisir pekat di wilayah hukumnya. Untuk itu, razia akan terus dilakukan demi ketentraman masyarakat. (iwa)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY