Menhan: Indonesia Dihadapkan Dengan Ancaman Bersifat Multidimensi

0
209

PADANG, KP – Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) saat ini dihadapkan dengan berbagai ancaman baik secara fisik maupun non fisik yang berkembang dengan sifat multidimensi.

Hal tersebut dikatakan, Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia, Ryamizard Ryacudu ketika membacakan amanat dari Presiden Republik Indonesia saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Bela Negara ke 68 di Lapangan Imam Bonjol Padang, Senin (19/12).

Ia menambahkan, selain ancaman bersifat multidimensi, namun juga muncul dari ideologi politik, ekonomi, sosial dan budaya.

“Jadi dari ancaman bersifat multidimensi lahirlah berbagai ancaman nasional, seperti narkoba, korupsi, ekstremisme, radikalisme dan terorisme,”ungkapnya.

Oleh karena itu, tutur Ryamizard untuk mengantisipasi berbagai ancaman itu, Bela Negara ini juga mesti bersifat multidimensi.

“Untuk itu bela negara yang kita miliki mesti bersifat multidimensi juga,” ulasnya.

Tambahnya, berbagai upaya seperti melawan aksi pencurian ikan diperairan Indonesia, serta mendirikan UMKM dan berwiraswasta untuk pertumbuhan ekonomi, melawan ancaman kemiskinan dan ketertingalan, sehingga hal tersebut juga merupakan aksi bela negara.

“Untuk itu aksi bela negara dapat dilakukan dengan berbagai cara, tetapi yang dilakukan guru dan dokter diperbatasan untuk membantu masyarakat dalam bidang pendidikan dan medis itu juga termasuk bela negara,”tukasnya.

Sementara itu, meskipun peringatan hari bela negara di Kota Padang diwarnai hujan rintik-rintik, namun tidak menyurutkan para peserta melaksanakan upacara dengan khitmat dan tertib.

Untuk diketahui hari Bela Negara yang jatuh setiap tanggal 19 Desember tersebut mengangkat tema ‘Indonesia tanah tercinta , kan kubela sepanjang masa’.

Dalam kesempatan itu, penghargaan bela negara diserahkan kepada seluruh pihak sesuai dengan bidang yang digelutinya diantaranya ada dua artis senior yang bergelut dibidang kesenian yakni Titiek Puspa dan Elly Kasim, serta penerima penghargaan lainnya.

Kegiatan rangkaian acara peringatan hari bela negara yang dipusatkan di Kota Padang itu, telah dimulai sejak tanggal (14/12) dengan pembentukan kader Bela Negara, pada (17/12) dilaksanakan malam kesenian sekaligus nonton bareng final sepak bola piala AFF antara Indonesia vs Thailand.

Lomba marathon 10 K Bela Negara digelar pada Minggu, (18/12) dengan dikuti sekitar lima ribu peserta dan karnaval bela negara. (bob)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY