Sempat Kejar-Kejaran, Polres Solok Ringkus Gembong Curanmor

0
273
Ilustrasi

SOLOK, KP – Sempat terjadi kejar-kejaran, Sumarta alias Marta (45) yang diduga kuat sebagai pelaku kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) akhirnya berhasil dibekuk petugas Satreskrim Polres Solok Kota, Senin dinihari (19/12) sekitar pukul 01.30 WIB. Dalam kasus tersebut, petugas mengamankan tiga unit sepeda motor sebagai barang bukti yang disinyalir hasil kejahatan pelaku.

Informasi yang berhasil dirangkum KORAN PADANG, tertangkapnya pelaku curanmor itu terungkap setelah pada malam itu petugas berhasil mencium jejak pelaku yang memang telah sekian lama menjadi incaran polisi. Dari sejumlah kasus curanmor yang terjadi di wilayah hukum Polres Solok Kota, nama pelaku sebenarnya telah cukup lama dikantongi petugas.

Namun, pelaku yang lihai bersembunyi membuat petugas agak kesulitan mengendus jejaknya. Mekipun begitu, selihai-lihainya pelaku menghindari polisi, akhirnya kandas juga.
Ketika petugas berhasil mendapat informasi keberadaan pelaku yang malam itu tengah berada di rumahnya di kawasan Balai Piang, Nagari Muaro Paneh, Kecamatan Bukit Sundi, Kabupaten Solok, petugas tidak ingin kehilangan kesempatan menangkap pelaku yang telah cukup lama diincar itu.

Sejumlah petugas Satreskrim Polres Solok Kota langsung bergerak. Pengintaian dilakukan untuk memastikan keberadaan pelaku. Namun, kedatangan petugas tercium juga oleh pelaku. Ketika petugas mendekati rumah pelaku, Sumarta langsung kabur.

Namun, petugas yang telah siaga jelas tidak ingin kehilangan buruannya yang sudah di depan mata. Sehingga, aksi kejar-kejaran bak film action antara polisi dan pelaku terjadi. Selang beberapa waktu kemudian, polisi berhasil menghentikan pelarian pelaku.

Tanpa bisa berbuat banyak, pelaku hanya bisa pasrah dan menunduk lesu ketika peng- ikat rantai besi milik petugas dipasangkan di kedua tangannya. Untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut, pelaku diamankan di sel tahanan Mapolres Solok Kota.

Kapolres Solok Kota, AKBP Susmelawati, melalui Kasat Reskrim Iptu Joni Isnandar, mengatakan kasus itu masih terus dikembangkan. Menurutnya, sejauh ini pelaku mengaku telah mengembat sepeda motor di tiga lokasi ber- beda. Namun, pihaknya tidak percaya begitu saja dan akan terus mengembangkan kasus tersebut guna mengetahui kemungkinan pela- ku beraksi di tempat-tempat lain. (van)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY