Seorang Pemuda Datangi Mapolsek dengan Pisau Menancap di Kepala

0
252
KORBAN penusukan, Alan Fauzi, dirawat di ruang Trauma Center RS Dr. M Djamil Padang usai menjalani operasi, Senin (19/12).

PADANG, KP – Tragis! Dengan pisau masih menancap di pelipis kanannya, Alan Fauzi (24), mendatangi Mapolsek Padang Timur, Minggu malam (18/11). Warga Jalan Pirus II, Pengambiran, Kelurahan Ampalu, Kecamatan Lubukbegalung (Lubeg), Kota Padang itu baru saja jadi korban penganiayaan.

Peristiwa naas itu terjadi ketika korban bersama teman perempuannya mengendarai sepeda motor di kawasan Ujung Tanah, Kecamatan Lubeg, sekitar pukul 20.30 WIB. Tiba-tiba, korban dihadang dua orang yang mengendarai sepeda motor. Tanpa basa-basi, kedua orang itu langsung menikam korban.

Tusukan pertama tepat mengenai punggung korban. Dengan brutal, pelaku kembali menusukan pisau sepanjang 20 centimeter itu ke arah kepala korban. Alhasil, pisau berkarat itu langsung menancap di pelipis sebelah kanan kepala korban.

Pelaku sempat mencoba mengambil pisau yang telah tertancap itu dengan mena- riknya dari kepala korban. Namun gagal.

Pelaku langsung kabur. Korban yang sudah lemah sempat berupaya berdiri dan menaiki motornya menuju mapolsek terdekat dengan pisau yang masih tertancap di kepalanya.

Korban yang mendatangi Mapolsek Padang Timur sempat membuat kaget polisi karena melihat kondisi korban yang mengenaskan tersebut. Petugas kepolisian langsung melarikan korban ke Rumah Sakit Bhayangkara dan dirujuk ke RS M Djamil dengan kondisi masih dalam keadaan sadar.

Di M. Djamil, korban langsung mendapatkan perawatan medis di IGD dan menjalani operasi guna mengeluarkan pisau yang tertancap di pelipis mata kanannya itu.

Kondisi Masih Melemah

Senin siang (19/12), kondisi Alan Fauzi masih melemah. Anak dari pasangan Nasnuna (53) dan Samsudin (58) itu telah selesai dioperasi dan dirawat di ruangan Trau- ma Center RS M. Djamil.

Ditemani orangtuanya, sesekali Alan Fauzi bisa berkomunikasi dengan orang terdekat. Menurut adik korban, Titin (21), keluarga baru mengetahui kejadian itu saat korban telah dibawa ke rumah sakit.

“Abang dioperasi sekitar pukul 02.00 – 05.00 WIB. Saat ini kondisinya masih sering muntah-muntah dan katanya kepala terasa berat,” terangnya ketika ditemui KORAN PADANG.
Titin bersama keluarga lain berharap pelaku secepatnya ditangkap dan dihukum dengan seberat-beratnya.

“Semoga pihak kepolisian segera me- nangkap pelaku yang tega menganiaya abang saya,” harapnya.

Identitas Pelaku Sudah Diketahui

Kasus penganiayaan yang diduga terpantik api cemburu itu saat ini ditangani Polsek Lubeg. Hal itu dikarenakan kejadian berada di wilayah hukum Polsek Lubeg meski korban awalnya mendatangi Mapol- sek Padang Timur.

Kapolresta Padang, Kombes Pol Chairul Aziz, melalui Kapolsek Lubeg, Kompol Asril Prasetya, membenarkan peristiwa penganiayaan tersebut. Saat ini, pihaknya tengah memburu pelaku yang telah diketahui identitasnya.

“Pelaku penusukan tersebut berinisial E yang merupakan mantan pacar dari teman perempuan yang bersama korban saat kejadian. Saat ini, kita masih melakukan penyelidikan terhadap kasus ini,” jelas Kompol Asril Prasetya.

Dia menegaskan, pihaknya akan secepatnya memburu pelaku dan rekannya yang ikut dalam aksi penganiayaan itu.

“Kita akan bergerak cepat melakukan penangkapan. Semoga pelaku dapat dilacak secepatnya,” pungkas Kompol Asril Prasetya. (iwa)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY