Bawa Ganja 30 Kg, Warga Aceh Diringkus

0
158
Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Bagus S, menggelar jumpa pers terkait penangkapan warga Aceh yang membawa ganja seberat 30 kg, Selasa (20/12). DODDY

LIMAPULUH KOTA, KP – Seorang warga Aceh, Mulyadi Z Abidin (41), yang ber- domisili di Desa Hagu Selatan, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, diringkus Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Limapuluh Kota di kawasan Aka Barayun, Lembah Harau, beberapa hari lalu karena membawa ganja kering sebanyak 30 kg.

Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Bagus S, didampingi Wakapolres, Kompol Eridal, dan Kasat Resnarkoba, Iptu Zul Andri, dalam jumpa pers yang digelar di Mapolres setempat, Selasa (20/ 12), menyebutkan tersangka terancam hukuman seumur hidup dan denda
sebanyak Rp800 juta.

Dikisahkan Kapolres, penangkapan tersangka berawal dari laporan masyarakat bahwa ada seorang pria asal Aceh yang membawa ganja sebanyak 30 kg. Ganja itu disimpan dalam kap mobil dan dashbor Toyota Kijang Avanza warna hitam nomor Polisi BK 1893 QT yang dikendarainya.

Mendapat informasi tersebut, anggota Satresnarkoba bergerak menuju objek wisata Aka Barayun, Lembah Harau, Minggu (18/12), sekitar pukul 16.30 WIB.

Petugas berhasil mengamankan tersangka yang ketika itu sedang menunggu pembeli gan- ja yang dibawanya dari Aceh tersebut.

“Tersangka kita amankan ketika sedang menunggu pemesan di objek wisata Lembah Ha- rau,” sebut AKBP Bagus S.

Dari pengakuan tersangka, barang haram itu dia bawa dari Aceh atas pesanan seseorang pembeli. Setelah sampai di Kabupaten Limapuluh Kota, tersangka membuat kesepakatan untuk bertransaksi dengan pembeli di objek wisata Aka Barayun, Lembah Harau.

“Untuk mengelabui petugas, tersangka menyimpan ganja yang sudah dikemas dengan balutan lakban itu di dalam dashboard dan kap mobil Kijang Avanza yang dibawanya,” ungkap Kapolres.

Namun, sebelum tranksi jual beli ganja kering itu terjadi, anggota Satnarkoba Polres Limapuluh Kota yang mencium adanya barang haram itu masuk ke wilayah hukum Polres Limapuluh Kota berhasil menggagalkan peredaran narkoba tersebut.

“Untuk pemeriksaan lebih lanjut, tersangka Mulyadi Z Abidin masih diperiksa intensif dan kasusnya dalam pengembangan pihak penyi dik,” ulasnya. (dst)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY