Payakumbuh Kondusif, Terduga Teroris Sudah Diterbangkan ke Jakarta

0
204
SuAsana di Bengkel Virgo yang digerebek Densus 88, Rabu lalu (21/12), pada Kamis (22/12), terlihat sepi. Pasca-penangkapan terduga teroris itu, Kota Payakumbuh terpantau kondusif. DODDY

PADANG, KP – Terduga teroris jaringan Solo yang ditangkap di Payakumbuh, Jhon Ta- namal alias Hamzah, telah diterbangkan ke Jakarta, Kamis pagi (22/12). Hal tersebut diungkapkan Kapolda Sumbar, Brigjen Pol Basarudin, kemarin.

“Yang bersangkutan dibawa ke Jakarta melalui Bandara International Minangkabau (BIM),” terang Kapolda.

Dijelaskannya, setelah dilakukan penangkapan, terduga teroris tersebut sebe- lumnya bermalam di Mako Brimob Padangpanjang. Selanjutnya, langsung dibawa ke Jakarta.

“Saat penangkapan tidak ada ditemukan bom, hanya buku-buku dan sejumlah alat-alat yang diduga untuk rakitan bom. Barang bukti itu juga dibawa Densus 88 ke Jakarta,” tambahnya.

Brigjen Pol Basarudin berharap tidak ada lagi penangkapan terduga teroris di Sumbar.

“Mudah-mudahan di Sumbar tidak ada lagi. Maka itu, peran seluruh komponen dan masyarakat diperlukan dalam mengantisipasi terorisme ini,” imbau Kapolda.

Sementara, menjelang keberangkatan terduga teroris Hamzah terlihat suasana dan aktivitas penerbangan di BIM tetap seperti biasa. Walau penjagaan tetap dilakukan, namun tidak mempengaruhi rutinitas di bandara tersebut.

Terlihat, beberapa tas yang diduga peralatan senjata diturunkan personil dari mobil dan memasuki bandara. Aktifitas tersebut sempat mencuri perhatian calon penumpang lainnya yang ada di bandara.

Payakumbuh Kondusif

Sementara itu, pelaksana tugas (Plt) Walikota Payakumbuh, Priadi Syukur, memastikan kondisi Kota Payakumbuh kondusif pasca ditangkapnya terduga teroris Hamzah alias Jhon Tanamal, warga Kelurahan Sungai Pinago, Tanjuang Gadang, Koto Nan Ampek, Kota Payakumbuh, Rabu lalu (21/12) oleh Densus 88.

“Pasca penangkapan terduga teroris, Kota Payakumbuh kondusif. Artinya, tidak ada terjadi gangguan ketertiban dan keamanan,” sebut Priadi Syukur.

Namun demikian, dia mengimbau masyarakat, utamanya Camat, Lurah, pengurus RT dan RW dan tokoh masyarakat untuk menjaga keamanan lingkungan dan waspada terhadap ada- nya hal-hal mencurigakan. Jika ditemukan, se- gera melapor kepada pihak kepolisian.

Sementara, Dandim 0306/50 Kota, Letkol Inf. Heri Sumitro, S.Pd, juga menyebutkan pasca penangkapan seorang terduga teroris Hamzah alias Jhon Tanamal, kondisi Kota Payakumbuh kondusif.

“Meski Densus 88 Mabes Polri menang- kap salah seorang terduga teroris di Kelurahan Sungai Pinago, Kecamatan Payakumbuh Barat, namun kondisi Kota Payakumbuh kondusif,” sebut Letkol Heri Sumitro, S.Pd.

Dandim mengajak semua warga kota untuk terus waspada dengan berbagai kondisi. “Tentu saja, kepekaan masyarakat untuk saling mengenal menjadi hal penting. Dengan begitu, jika ada hal-hal yang dianggap mencurigakan bisa diantisipasi dengan cepat, “ ujarnya.

Dia sangat mendukung langkah Tim Densus 88 Mabes Polri untuk memerangi radikalisme di NKRI. Mengingat, perubahan dan keterbukaan informasi serta gejolak diberbagai negara di Timur Tengah membuat berbagai perubahan dalam sikap seseorang.

“Pengaruh-pengaruh yang sifatnya global atau pengaruh luar itu yang dapat membuat sikap atau sifat seseorang berubah. Kondisi saat ini dibelahan dunia banyak sekali perpecahan dan konflik tentu saja ini berdampak,” sebut Dandim Letkol Inf. Heri Sumitro. (iwa/dst)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY