Lindungi Anak dari Rokok, Ruandu Foundation Siap Bantu Pemerintah

0
295
Teks.foto.jpg - Plh Kepala Dinas Pendidikan Padang, Barlius foto bersama dengan Kepala Sekolah SMPN 5 Padang, Junaidi, dan Program Manager Ruanda Foundation, Wanda Leksmana dan Duta Kawasan Tanpa Rokok SMPN 5 Padang saat Grand Launching Kawasan Tanpa Rokok di SMPN 5 Padang, Jumat (23/12). Foto Septiadi Nefri

PADANG, KP – Kondisi remaja saat ini sangat memprihatinkan. Sebab, diusianya tersebut sudah ada yang menjadi pencandu rokok. Tentu ini menjadi persoalan serius bagi pemerintah Kota Padang dalam menangani hal tersebut.

Menyikapi hal itu, Dinas Pendidikan Kota Padang, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Padang dan LSM Ruandu (Ruang Anak Dunia) Foundation yang bergerak dalam hal perlindungan anak bekerjasama mengatasi permasalahan terhadap anak saat ini, salah satunya tentang bahaya merokok.

LSM Ruandu Foundation juga ikut membantu pemerintah dalam memberikan edukasi ke sekolah – sekolah, mulai dari SMP dan SMA/sederajat semenjak enam bulan yang lalu.

Pemberian edukasi yang dilakukan adalah tentang kawasan bebas asap rokok serta akan ruginya anak dalam lingkungan sosial, budaya dan ekonomi apabila sudah menjadi perokok.

Sementara Program Manager Ruandu Foundation, Wanda Leksmana mengatakan, Pemko Padang harus mengambil tindakan dengan menghindari adanya sponsor -sponsor atau iklan rokok baik di media cetak atau elektronik, disuatu kegiatan dimana yang menjadi target bagi industri rokok adalah para remaja.

“Dengan banyaknya para remaja kita yang sudah menjadi pencandu rokok, apabila ini terus terjadi maka akan dapat merusak penerus bangsa,” jelasnya.

Sementara, Plh Kadisdik, Barlius menjelaskan untuk Kota Padang sudah ada Perda tentang kawasan bebas merokok di tempat umum, tetapi ini belum efektif berjalan. Artinya, masih ada yang harus dibenahi.

“Dengan adanya Ruandu Foundation ini, dapat mengingatkan kita kembali tentang Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR) agar tetap konsisten,” jelasnya kepada Koran Padang disela – sela kegiatan Grand Launching KTR di SMPN 5 Negeri Padang, Jumat (23/12).

Ia menyebutkan, merokok itu adalah langkah awal menuju narkoba, dan itu sangat membahayakan bagi para remaja, sebab para remaja ini yang nantinya akan jadi penerus negeri ini, maka dari itu dikawal bersama – sama dalam menjalani hal ini.

Di tempat yang sama, Kepala SMPN 5  Padang, Junaidi menjelaskan, tentang apa yang dilakukan LSM ini sangatlah membantu sekolahnya dalam mengawal siswa – siswanya dari bahaya merokok.

Ia juga menyebutkan, dalam menjalani program ini pihaknya juga sebagai guru dapat memberikan contoh tauladan dengan tidak merokok di sekolah, dan menghimbau masyarakat sekitar yang mempunyai warung untuk tidak menjual rokok kepada anak – anak.

“Kita juga membentuk Duta Kawasan Tanpa Rokok, yang berasal dari siswa sekolah tersebut. Tugas dari Duta ini nantinya adalah sebagai penghimbau baik untuk guru maupun siswa tentang bahayanya merokok,” katanya.

Salah seorang siswa SMPN 5 Padang, Rizki Lutfi Rahmatullah yang juga sebagai Duta Kawasan Tanpa Rokok menyebutkan, gelar yang ia sandang saat ini merupakan motivasi bagi dirinya sendiri dan juga bagi teman lainya tentang bahaya bila telah merokok. (Septiadi Nefri)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY