2016, Polres Bukittinggi Berhasil Ungkap 48 Kasus Narkoba

0
299
Kapolres Bukittinggi, AKBP. Arly Jembar Jumhana didampingi jajarannya saat jumpa pers dalam Perss Release evaluasi kinerja Polres Bukittinggi tahun 2016, di Aula Polres Bukittinggi, Senin (2/1).

BUKITTINGGI, KP – Kasus penyalahgunaan narkotika di Kota Pariwisata Bukittinggi mengalami peningkatan di tahun 2016 sebesar 48 kasus atau  33,3 persen dibandingkan 2015 tercatat sebanyak 36 kasus.

Kapolres Bukittinggi, AKBP.Arly Jembar Jumhana mengatakan, naiknya jumlah kasus penyalahgunaan narkoba ini tidak hanya terjadi di Bukittinggi, namun juga di seluruh wilayah Indonesia.

“Naiknya angka tersebut juga membuktikan keatifkan polisi mengungkap kasus narkoba tersebut,” katanya  saat jumpa pers dalam Perss Release evaluasi kinerja Polres Bukittinggi tahun 2016, di Aula Polres Bukittinggi, Senin (2/1).

Ia menyebut, Indonesia saat ini menjadi ladang tempat penjualan narkoba yang sangat luar biasa. Peminatnya masih banyak karena narkoba masuk ke sejumlah lini.

“Artinya, dari pihak bandar juga gencar menjual, dan kita pun gencar mem berantas. Untuk itu kita juga minta masyarakat harus bisa menjaga diri, termasuk menghentikannya. Hal itu semua bisa dimulai dari lingkungan keluarga,” kata Kapolres.

Sementara, narkoba yang disita sebagai barang bukti (BB) juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan. “Untuk sabu dan ganja untuk tahun 2016 ada, 26 kasus dengan jumlah BB 127,57 gram. Sedangkan, ganja ada 22 kasus dengan jumlah 24.173,54 gram,” katanya.

Hal itu menunjukkan ekonomi di Bukittinggi cukup bagus, karena sabu tergolong mahal. Karena pihak yang menjadi pelakunya juga berkisar diantara pihak swasta dan dagang dimana orang-orang itu adalah orang yang berduit,” ungkap Kapolres.

Menyikapi kondisi itu, Kapolres Bukittinggi menghimbau masyarakat untuk sama-sama menjaga dan mengawasi peredaran barang haram tersebut.

“Polisi hanya bisa mengawasi secara global, dengan melakukan upaya lidik represif dan preventif. Peran masyarakat lah yang sangat penting, dalam menjaga diri, keluarga dan lingkungan,” pungkasnya. (jas)

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY