Diduga Ketahuan Saat Mencuri, Seorang Pria Meregang Nyawa di Sungai Malvinas

0
216
Petugas kepolisian melakukan identifikasi terhadap jasad MR yang ditemukan tewas di Sungai Malvinas, Kecamatan Padang Utara, Selasa (3/1). IRWANDA

PADANG, KP – Sesosok mayat ditemukan di Sungai Malvinas, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Selasa pagi (3/12) sekitar pukul 05.20 WIB. Sebelumnya, jasad yang belakangan diketahui berinisial MR (26) itu disinyalir telah melakukan pencurian. Namun karena ketahuan dan dikejar, MR nekad terjun ke sungai yang cukup dalam dan berair keruh pekat itu.

Informasi yang berhasil dirangkum KORAN PADANG, peristiwa tersebut berawal saat MR diduga memasuki kediaman Nahrul Hidayat (26), di Jalan Pinang Sori III, No. 14, RT 04, Kelurahan Air Tawar Timur, Kecamatan Padang Utara, sekitar pukul 04.55 WIB. Saat itu, korban yang sedang tertidur terbangun oleh bunyi alarm.

Sontak, korban terkejut melihat pintu kamarnya telah terbuka dan melihat orang yang tidak dikenal berlari keluar dari rumahnya. Menyadari bahwa rumahnya telah dimasuki maling, korban bersama temannya, Yogi, langsung mencoba mengejar pelaku.

Ternyata, MR memilih jalan buntu untuk kabur. Pelariannya terhalang oleh aliran Sungai Malvinas. Tanpa pikir panjang, MR langsung terjun ke sungai untuk menghindar dari kejaran.
Diduga karena panik, MR tenggelam di sungai itu sehingga nyawanya melayang. Sebab, me- nurut pihak keluarga MR, dia sebenarnya bisa berenang. Namun karena terdesak dan panik, pelaku kelelep dan tidak bisa menyelamatkan dirinya.

Sedangkan Nahrul Hidayat yang menjadi korban pencurian, baru mengetahui keberadaan MR beberapa menit kemudian. Meski korban telah berupaya menolongnya dengan masuk ke sungai, namun nyawa MR tidak bisa tertolong karena disinyalir telah banyak tertelan air sungai.

Kapolresta Padang, Kombes Pol Chairul Aziz, melalui Kapolsek Padang Utara, Kompol Zulkafde, mengatakan setelah mendapat laporan dari korban, pihaknya langsung mendatangi Tempat Kejadian Peristiwa (TKP). Saat dilakukan pemeriksaan ditemukan dua handphone di dalam saku celana MR.

“Dari dua barang bukti itu, satu di antaranya ternyata handphone milik korban. Selanjutnya, jenazah MR dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar,” terangnya.

Menurutnya, pelaku diduga tewas akibat banyak menelan air sungai. Sementara, di tubuh pelaku tidak ditemukan bekas kekerasan atau penganiayaan.

Dari kejadian itu, korban kehilangan sejumlah barang-barang berupa sebuah handphone merk Sony, laptop merk Acer, satu buah helm, dan kunci sepeda motor yang diduga dibawa pelaku. Total kerugian yang dialami korban ditaksir mencapai Rp7,9 juta. (iwa/ade)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY