Lagi, Truk CPO di Sitinjau Laut

0
1187
Truk pembawa minyak sawit mentah (crude palm oil - CPO) kembali mengalami kecelakaan di kawasan Sitinjau Laut, tepatnya di Panorama II KM 23, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk- kilangan, Kota Padang, Minggu (15/1). Terlihat minyak mentah sawit berserakan di badan jalan sehingga menimbulkan mem- buat kemacetan. IRWANDA

PADANG, KP – Jalur lintas Padang – Solok dan sebaliknya kembali makan korban. Pekan lalu, sebuah truk pemba- wa minyak sawit mentah (cride palm oil – CPO) masuk ke jurang sedalam 200 meter di Sitinjau Laut, kali ini truk bermuatan sama juga mengalami kecelakaan di kawasan tersebut, tepatnya di Panorama II KM 23, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubukkilangan, Kota Padang, Minggu dinihari (15/1), sekira pukul 02.00 WIB.

Akibat kejadian itu, kemacetan panjang hingga mencapai dua kilometer tak terelakkan. Sebab, truk CPO nomor polisi (nopol) BA 8841 BU itu ‘ra- bah kudo’ di tengah badan jalan dan menumpahkan minyak mentah yang dibawanya. Tumpahan minyak mentah sawit mengakibatkan jalan di Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) menjadi licin dan berbahaya.
Sehingga, ratusan mobil terpaksa berhenti dan tidak bisa melintasi jalan tersebut hingga Minggu siang.

Sampai pukul 13.00 WIB, petugas dari pemadam kebakaran dan pihak kepolisian berupaya menimalisir tumpahan minyak mentah sawit di badan jalan. Petugas gabungan bahkan terpaksa mengunakan serbuk kayu untuk menghilangkan licinnya jalan yang berbahaya bagi pengendara itu.

Selain itu, untuk mengurangi kemacetan panjang petugas kepolisian terpaksa harus bekerja ekstra mengatur lalulintas. Para pengendara mobil dan sepeda motor terpaksa harus agak menepi di sisi badan jalan untuk bisa melewati jalan yang terkena tumpahan minyak sawit tersebut.

Kapolresta Padang, Kombes Pol Chai- rul Aziz, melalui Kasat Lantas Polresta Padang, Kompol Hamidi, mengatakan da- lam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Pihaknya juga belum mengetahui identitas sopir truk karena kabur saat kejadian.

“Saat ini kita masih menyelidiki kasus kecelakaan tersebut dan mencari tahu dari perusahaan mana minyak sawit yang di- bawa truk ini. Selanjutnya, kita akan serahkan ke unit lakalantas untuk mengamankan truk,” terang Hamidi. (iwa)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY