Masyarakat Sungai Beringin Miliki WC Berstandar Internasional

0
296
Wakil Bupati Limapuluhkota, Ferizal Ridwan meninjau pembangunan fasilitas sanitasi kesehatan berstandar Internasional di Surau Rawang, Jorong Tanjungmunti, baru-baru ini. Foto Doddy Sastra

LIMAPULUH KOTA, KP – Sejumlah tokoh masyarakat dan pemerintah nagari Sungai Beringin, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota agaknya kini sudah bisa bernafas lega, menyusul selesainya pembangunan sarana umum yakni, proyek sanitasi kesehatan di Surau Rawang, Jorong Tanjungmunti.

“Kita menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, di bawah kepemimpinan pasangan Irfendi Arbi- Ferizal Ridwan. Berkat perhatiannya, masyarakat Sungaiberingin sudah bisa memiliki fasilitas umum yang memadai,” ungkap tokoh masyarakat Sungai Beringin, Bachril Baheram kepada Wabup Ferizal Ridwan di nagari setempat, akhir pekan kemarin.

Proyek sanitasi kesehatan yang dibangun di Surau Rawang, Jorong Tanjungmunti itu, diantaranya, bangunan fisik WC umum, berstandar internasional. Fasilitas umum tersebut dibangun melalui program Dinas Pekerjaan Umum (DPU), yang bersumber dari APBN di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPERA).

Menurut Bachril, pembangunan WC umum Surau Rawang memakai Dana Alokasi Khusus dari Sub Bidang Sanitasi. Sasarannya, termasuk penyediaan Sarana Air Bersih dan sanitasi dasar terutama bagi masyarakat miskin. “Nilai SPK Rp160 juta, dengan masa pengerjaan, dari 2 September-30 Desember 2016,” sebut Bachril.

Didampingi Wali Nagari, Lukman Hakim Dt Sinaro Nan Babudi, serta beberapa tokoh masyarakat setempat, Bachril menyampaikan berbagai harapan. Diantaranya, penambahan sarana ibadah, seperti masjid dan musala yang kini masih banyak kekurangan, baik dari segi infrastuktur dan peralatan.

Sementara, Wakil Bupati Ferizal Ridwan menyebut, program sanitasi yang dicanangkan pemerintah pusat melalui Kementerian PU-PERA tidak hanya menyasar pembangunan fisik. Namun, juga merubah perilaku masyarakat menjadi peduli sanitasi dan berlakunya hidup sehat dan bersih.

Upaya peningkatan infrastuktur sanitasi meliputi, persampahan, air limbah serta drainase. “Banyak pun upaya pemerintah, swasta maupun masyarakat namun tidak ada artinya, apabila tidak diimbangi dengan perubahan perilaku masyarakat, agar melaksanakan pola hidup sehat,” tutur Ferizal.

Pihaknya mengajak, seluruh masyarakat Limapuluh Kota mau membuat gerakan, mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat. Disamping itu, juga mengintruksikan kepada SKPD terkait dapat mengaplikasikan program sanitasi supaya benar-benar teraplikasi di daerah.

“Pemerintah, tambahnya tetap menggalakkan program untuk penyediaan sanitasi layak bagi masyarakat,” tambahnya.(dst)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY