Unit Satgas Saber Pungli Kota Solok Terbentuk

0
304
Walikota Solok, Zul Elfian foto bersama dengan para tim Satgas Saber Pungli Kota Solok usai pengukuhan, Selasa (17/1) di Gedung Kubung 13 Kota Solok. Goavan Andro

SOLOK, KP – Sebanyak 80 orang yang tergabung dalam Unit Satuan Tugas Pemberantasan Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) Kota Solok dikukuhkan, Selasa (17/1) di Gedung Kubung 13 Kota Solok.

Dengan dikukuhnya Unit Saber Pungli Kota Solok diharapkan dapat melakukan perubahan terhadap wajah aparatur agar lebih baik dan bersih, menuju peradaban good governance dan clean governance.

Unit Keanggotaan Satgas Saber Pungli Kota Solok itu diantaranya, Walikota Solok, Zul Elfian sebagai penanggung jawab, ketua pelaksana Wakapolres Solok Kota, Kompol Nofriadi Zen, Wakil ketua I Inspektur Kota Solok, Wakil ketua II Kasi pidsus Kejari Solok dan didukung tim koordinasi yang terdiri dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kota Solok.

Pembentukan tersebut sesuai dengan Surat Keputusan Walikota Solok No:188.45-25 tahun 2017 tentang pembentukan Unit Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar dan amanah UU No 28 tahun 1999 tentang penyelenggaraan negara yang bersih dan bebeas korupsi, kolusi dan nepotisme dan UUD No. 25 tahun 2009 tentang pelayanan publik.

Walikota Solok, Zul Elfian meminta dengan legalitas yang Satgas Saber Pungli Kota Solok, maka kedepan pemberantasan pungli di Kota Solok dapat segara dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Bahkan, untuk melakukan tindakan yang keras seperti operasi tangkap tangan (OTT), terhadap pungli yang dilakukan ASN atau pejabat negara.

Dikatakannya, Satgas Saber Pungli memiliki 4 fungsi, yakni, intelijen pencegahan dan sosialisasi, penindakan serta yustisi. Satgas saber pungli juga diberi kewenanagan untuk melaksanakan operasi tangkap tangan atau OTT sesuai dengan pasal 4 huruf D Perpres.

“Satgas saber Pungli adalah wujud nyata dari pergerakan pemerintah dalam pemberantasan pungli khususnya di Kota Solok, serta memulihkan kepercayaan publik kepada pemerintah. Sehingga, terbentuk pemerintah yang proporsional dan profesional sekaligus berfungsi membangun sistem pencegahan dan pemberantasan pungli.

Dengan pengukuhan tersebut, Walikota berharap dapat tim dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Sehingga, dapat mewujudkan pelayanan publik yang baik.

“Satgas diminta bekerja keras melakukan pencegahan ke seluruh lembaga pemerintah serta lembaga lain yang memberikan pelayanan publik. Pelaku pungli dilembaga pemerintah yang tertangkap tangan akan dijatuhi hukuman sesuai dengan kesalahan yang dilakukanya,” tambahnya. (van)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY