Diduga Jatuh dari Gedung Parkir Bukittinggi, Anak ‘Punk’ Tewas

0
2443
PETUGAS Polresta Bukittinggi melakukan identifikasi terhadap jasad anak punk yang ditemukan di lantai dasar Gedung Parkir Bukittinggi, Kamis (26/1).

BUKITTINGGI, KP – Seorang ‘anak punk’ bernama Rahmat Hidayat (26), warga Jo- rong Balai Satu, Kenagarian Paninjauan, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanahdatar di- temukan tewas dengan posisi tertelentang berlumuran darah di lantai dasar gedung parkir Bukittinggi, oleh petugas kebersihan, Aswin (33), Kamis pagi (26/1).

Informasi yang diperoleh KORAN PA- DANG di TKP, pagi itu seperti biasanya As- win (33), warga Kubu Gulai Bancah, Bukittinggi, melaksanakan tugasnya untuk membersihkan areal gedung parkir tersebut.

Baru saja hendak bekerja, dia kaget melihat sesosok mayat laki-laki tergeletak berlumuran darah di lantai dasar gedung parkir tersebut. Lalu, Aswin melaporkan kejadian yang dilihatnya itu kepada Koordinator Satpam Gedung Parkir, Dedi Azwar. Dedi meneruskan laporan itu ke pihak kepolisian. Tidak lama berselang, petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) bersama tim piket Sat Reskrim Polres Bukittinggi, melakukan olah Tempat Kejadian Peristiwa (TKP).

Seorang satpam yang bertugas di bangunan itu, Marwan Efendi (22), mengenali korban. Sebab, dia sekampung dengan korban. Dari keterangan Marwan, diketahui bahwa mayat laki laki berlumuran darah itu bernama Rahmat (27). Marwan juga mengaku kenal dengan keluarga Rahmat.

Menurutnya, korban sering nongkrong di wi- layah Padangpanjang, dan baru beberapa hari ini datang ke Bukittinggi . Tetapi, Marwan mengaku tidak tahu pasti penyebab kematian korban yang jaadnya ditemukan di lantai dasar gedung itu.

Sementara informasi lain yang diperoleh KORAN PADANG, korban merupakan anak punk yang sering nongkrong di kawasan gedung parkir pada malam hari dan suka menghirup lem dan meminum minuman keras (miras).

Kuat dugaan, korban saat itu mabuk dan terjatuh ke bawah. Namun, belum bisa dipastikan apakah korban jatuh dari gedung parkir atau dari atas trotoar di depan gedung parkir tersebut. Sebab, posisi mayat saat ditemukan berada di antara gedung parkir dengan trotoar Jalan Sudirman (depan gedung DPRD) yang tingginya sekitar 10 meter.

Kapolres Bukittinggi, AKBP Arly Jembar Jumhana, melalui Kasat Reskrim Polres Bukittinggi, AKP Joko Hendro Lesmono, membenarkan penemuan mayat laki-laki di lantai dasar gedung parkir itu. Menurutnya, dari hasil olah TKP, terdapat memar pada bagian kepala dan mengeluarkan darah, termasuk hidung juga mengeluarkan darah. Mayat itu kemudian dibawa ke RSAM Bukittinggi untuk divisum.

“Dari hasil identifikasi lapangan oleh Tim Identifikasi Sat reskrim Polres Bukittinggi, dari tu- buh korban tercium bau minuman keras serta pada saku jaket yang dipakai korban ditemukan lem Cap Kambing. Kita masih terus melakukan penyelidikan atas penemuan mayat itu,” terang Kasat Reskrim, AKP Joko Hendro Lesmono. (oki/eds)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY