‘Sahabat Tanah Ombak’ Kembangkan Kebudayaan yang ‘Tertinggal’

0
254
WALIKOTA Padang, H. Mahyeldi, berfoto bersama anak-anak ’Sahabat Tanah Ombak’ pada acara teatrikal yang digelar di aula Taman Budaya Sumbar, Sabtu (28/1). HUMAS

PADANG, KP – Penampilan ‘Sahabat Tanah Ombak’ binaan Yusrizal KW tidak hanya mampu memukau ratusan pasang mata yang hadir, namun aksi teatrikal yang dilihatkan juga mendapat apresiasi oleh Walikota Padang, H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo.

“Anak-anak yang tergabung di Tanah Ombak telah melihatkan kualitas dan keterampilan yang dimiliki. Saya kira ini suatu prestasi yang luar biasa dan harus kita dukung bersama untuk pengembangannya,” sebut Walikota dalam acara yang digelar di aula Taman Budaya Sumbar, Sabtu (28/1).

Wako menilai, anak-anak Tanah Ombak sangat berbakat dan cerdas. Hal itu dikarenakan, persiapannya yang hanya 15 hari melakukan latihan, namun penampilan yang diperlihatkan cukup bagus dan memukau. Menurut Wako, ada banyak hal yang dapat diambil, seperti pesan penting dari penampilan tersebut, di antaranya mengembalikan kehidupan anak-anak dan remaja sesuai jati diri dan budaya bangsa.

“Mereka semua cerdas-cerdas. Tinggal kesungguhan pendidik dan pembinanya agar lebih sukses lagi ke depan,” ungkapnya.

Kemudian, tambah Wako, penampilan Tanah Ombak tersebut telah mengingatkan akan nilai-nilai historis dan budaya-budaya yang mungkin sudah mulai terlupakan di tengah masyarakat. Padahal budaya permainan anak negeri tersebut merupakan potensi yang betul-betuk menggerakkan tubuh, dengan melibatkan, olah otak, kecerdasan dan fisiknya, sebagai pembuktian rasa kebersamaan diantara mereka.

Kekompakan yang ada pada permainan anak negeri dapat menanamkan jiwa dan semangat kebersamaan. Untuk itu ke depan akan kita sikapi, bagaimana menghadirkan kembali permainan tradisional ke tengah-tengah masyarakat.

“Insyaallah, saya sudah meminta Dinas Pendidikan untuk memfollow-up agar bisa mengupayakan untuk menggelar kompetisi permainan anak negeri di lingkungan sekolah, ataupun melalui iven-iven terkait, seperti festival Siti Nurbaya. Sehingga hal ini menjadi bagian penting dalam rangka menjaga dan memelihara budaya negeri. Sehingga dapat membangun dan meningkatkan kebersamaan bagi generasi-generasi muda di masa-masa yang akan datang,” tukuknya.

Di akhir kegiatan, Walikota menyerahkan penghargaan kepada Sahabat Tanah Ombak Abinaya Ghina Jamela) atas karya buku puisi ‘Naya Resep Membuat Jagad Raya’. Sekaligus meresmikan secara simbolis Rumah Anak Pendongeng. (mas)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY