Tawuran Remaja Marak, Semua Elemen Harus Bergerak

0
151
Ilustrasi

PADANG, KP – Maraknya aksi tawuran antar-remaja di Kota Padang sudah sangat meresahkan masyarakat. Tawuran itu sering terjadi pada malam minggu di beberapa kawasan di Kota Padang.

Menyikapi hal tersebut, anggota DPRD Padang dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Wismar Panjaitan, mengatakan fenomena itu perlu menjadi perhatian khusus. Sebab, remaja merupakan generasi penerus. Untuk itu, diperlukan peran aktif pemko, ninik mamak, orangtua, guru, serta masyarakat. Bahkan, pihak keamanan turut dimninta berperan aktif mencegah aksi tawuran itu.

“Perlu peran aktif segenap elemen permerintah dan masyarakat untuk mencegah aksi tawuran ini karena mengatasinya tidak semudah membalikan telapak tangan. Mesti dimusyawarahkan bersama,” ujarnya, saat ditemui KORAN PADANG, Jumat (27/1), di ruangan kerjanya.

Menurutnya, saat ini diperlukan peran penting orangtua dan masyarakat untuk mengetahui kegiatan anak-anak. Sebab, anak-anak kebanyakan menghabiskan waktu di lingkungan daripada di sekolah.

“Jadi, orangtua dan masyarakat mesti menegur apa saja kegiatan yang dilakukan anak-anak di lingkungan, apalagi jika mereka melakukan aksi tawuran. Namun jika terjadi pada jam sekolah, tentu itu menjadi tugas sekolah dan Dinas Pendidikan, termasuk dalam melakukan pengawasan,” tuturnya.

Ditambahkannya, aksi tawuran yang marak terjadi belakangan ini juga dipicu oleh orangtua yang kurang mengontrol anaknya.

“Apalagi jika lingkungannya sudah masa bodoh, masalahnya bisa tambah besar. Tererlebih, rasa takut anak-anak pada orang yang lebih tua sudah tidak seperti zaman dahulu. Anak-anak sekarang sudah banyak terpengaruh oleh berbagai faktor. Sehingga, rasa takut mereka pada orang yang lebih dewasa sudah berkurang. Untuk itu, seluruh elemen mesti kembali menanamkan rasa saling hargha-menghargai dalam diri anak. Dengan demikian, jika ditegur oleh orang yang lebih dewasa mereka jadi canggung,” ujarnya.

DPRD, sebutnya, juga akan selalu bekoordinasi dengan pemko dan unsur masyarakat dalam mengatasi permasalahan anak-anak dan remaja saat ini.
“Sebenarnya, mereka adalah aset berharga sebagai penerus bangsa. Jadi, perlu perhatian khusus, terutama dalam hal pendidikan mereka, termasuk pendidikan agama dan karakter,” pungkasnya. (bob)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY