Soal Daging Sapi Impor Ilegal, Asben Hendri: ”Kita Tidak Kekurangan Daging!”

0
134
Ilustrasi

PADANG, KP – Agar kasus masuknya daging impor ilegal ke Sumatra Barat (Sumbar) tidak terulang kembali, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumbar telah melapor secara resmi pada Kementerian Perdagangan agar memberikan ketegasan pada importir atau distributor nakal yang mengirim daging impor di luar ketentuan wilayah pemasaran.

“Daging beku impor yang masuk ke Sumbar itu illegal karena di sini tidak masuk wilayah pemasaran. Untuk itu, beberapa waktu lalu telah ditangkap pengirim daging impor ilegal dan penanganannya diserahkan pada penegak hukum. Kewenangan masalah daging impor ini di pusat dan kita sudah lapor ke Kementerian Perdagangan,” jelas Kepala Disperindag Sumbar, Asben Hendri, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (31/1).

Untuk menutup celah masuknya daging impor ilegal, imbuhynya, Disperindag Sumbar juga memperketat pengawasan langsung ke pasar. Menurutnya, sejauh ini Sumbar tidak ditetapkan sebagai daerah pemasaran daging impor beku asal Australia maupun India. Terlebih lagi, produksi daging di Sumbar masih mencukupi konsumsi masyarakat.

“Kita tidak kurang daging. Kalau daging impor itu masuk, aturannya harus ada izin daerah. Yang masuk dan ditangkap beberapa waktu lalu itu tidak berizin. Bahkan dagingnya juga tidak higienis, karena ketika dibawa tidak dalam suhu beku. Itu jelas tidak layak pangan,” paparnya.

Dia juga meminta pedagang daging di Sumbar agar tidak berlaku nakal, mencari celah bermain mendatangkan daging impor demi mencari keuntungan yang berlebih melalui metode oplos daging. Tidak hanya mencari untung, pedagang harus juga mengutamakan konsumen agar mendapat daging yang layak pangan.

“Di Sumbar harga daging relatif stabil. Rp100 – Rp 120 ribu rupiah per kilogram. Dengan harga itu, pedagang sudah untung, daya beli juga masih terjangkau. Tidak perlu rasanya bermain nakal mengoplos dengan daging impor untuk keuntungan lebih,” pintanya.

Untuk diketahui, sebelumnya daging impor beku illegal yang akan diedarkan di Kota Padang berhasil diamankan. 5 ton daging beku impor asal India tanpa izin diamankan aparat kepolisan di Jalan Bypass Kota Padang. Hal yang sama juga terjadi di Simpang Tarok, Kota Bukittinggi. Aparat kepolisian setempat mengamankan 380 kilogram daging impor beku illegal dari kios distributor. (bob)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY