Sudah Urus Izin, Kafe Tetap Disegel

0
283
PETUGAS Satpol PP memasang plang penyegelan terhadaps kafe yang dianggap tidak mengantongi izin, Selasa (31/1). HUMAS

PADANG, KP – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang melakukan penyegelan terhadap sejumlah kafe-kafe yang ditengarai tidak memiliki izin, Selasa (31/1). Namun, penyegelan tersebut menuai protes keras oleh pemilik kafe.

Salah seorang pemilik kafe dan karouke ‘Elvi Musik Keluarga’ mengaku tidak terima dengan penyegelan yang dilakukan Satpol PP. Menurutnya, kafe miliknya telah memiliki dan melengkapi pengurusan keadministrasi ataupun izin kafe.

“Saya tidak terima kafe saya disegel. Sebab, saya telah membayar perizinan kafe kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Padang sejak Febuari tahun lalu,” kata Eldo Chaniago (50).

Dikatakannya, dia telah membayar pajak berikut izin kepengurusan kafe. Namun saat ini dia memang belum mengantongi atau memiliki surat izin yang akan dikeluarkan dinas terkait.

“Saya sudah mengurus semuanya. Seluruh persyaratan sudah kami lengkapi dan sudah memiliki surat rekomendasi dari dinas terkait jelang surat izin dikeluarkan,” ujarnya.

Dipaparkannya, surat rekomendasi dari dinas tersebut menyatakan kalau pemilik kafe masih dalam pengurusan izin di mana dinas terkait belum mengeluarkan perizinan.

“Saya diberikan surat ini jelang surat perizinan keluar. Tapi anehnya, surat ini tidak berlaku oleh Satpol PP Padang,” jelasnya.

Dia meminta Satpol PP Padang agar melepas segel yang telah dipasang. Sebab, penyegelan yang dilakukan pasukan penegak perda tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Kami kan sudah membayar dan mengurus (izin). Sekarang hanya menunggu suratnya. Sementara dari dinas mengatakan kalau surat rekomendasi ini (sebagai) pengganti surat perizinan,” katanya.

Sementara, Kasat Pol PP Padang, Dian Fakri mengatakan, penyegelan dilakukan karena pemilik kafe tidak mengantongi izin yang telah diatur Perda.

“Untuk hari ini (kemarin – red) ada sembilan kafe yang telah disegel. Kita akan melakukan penyegelan terhadap sebanyak 24 kafe yang tidak berizin,” ujar Dian.

Terkait salah seorang pemilik kafe yang tidak terima disegel tersebut, pihaknya menyalahkan dinas terkait. Sebab, pemilik kafe telah melakukan kepengurusan sejak Febuari tahun lalu.

“Kita hanya menjalankan tugas. Terkait belum keluarnya surat perizinan itu, tanggung jawab dinas terkait. Kenapa mereka lelet dalam mengeluarkan perizinan, dan yang menjadikan korban masyarakat,” katanya.

Meski begitu, pihaknya tidak akan membuka penyegelan terhadap kafe, yang akan menjanjikan kepada pol pp surat perizinannya akan keluar besok.
“Kita tetap menyegel tempat itu, dan akan menyegel kafe-kafe lain di hari berikutnya,” tegasnya.

Pada penyegelan ini, kafe yang disegel adalah, Kafe Cindy, Kafe Barby, Kafe Om, Kafe Bintang, Kafe Galaxy, Kafe Elye, Kafe Den Hot dan Kafe Master Piece.

“Penyegelan ini kita lakukan untuk memberikan efek jera kepada pemilik kafe yang tidak mengurus ataupun mengantongi perizinan terkait tempat usahanya,” tutupnya. (iwa)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY