Mutasi 123 Pejabat, Hendri Arnis : Jangan Tunggu Perintah Baru Bekerja

0
144
PLT SEKDAKO Indra Gusnady melantik 123 pejabat eselon III dan VI di aula lantai III Balaikota Padangpanjang, Senin (5/6). Foto Supriyanto

PADANGPANJANG, KP –  Lagi, gelombang mutasi kembali bergulir di lingkungan Pemerintah Kota Padangpanjang. Kali ini,  sebanyak 123 pejabat eselon III dan IV dilantik Plt.Sekdako, Indra Gusnady di Balai Kota setempat, Senin (5/6).

Pelantikan yang terkesan mendadak dan tidak berselang lama dari pelantikan dua minggu sebelumnya itu, untuk mengisi kekosongan jabatan yang ditinggalkan oleh sejumlah pejabat eselon III yang promosi ke eselon II.

Plt.Sekdako Indra Gusnady yang membacakan sambutan Walikota Padangpanjang, Hendri Arnis menyampaikan, pelantikan yang dilaksanakan tersebut merupakan rangkaian dalam mengisi susunan struktur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan penyegaran.

“Walikota berpesan kepada seluruh pejabat yang sudah dilantik untuk langsung bekerja, dan jangan tunggu perintah dulu baru bekerja. Karena, pihak BKPSDM telah menyiapkan tupoksi masing-masing pejabat, sehingga tidak perlu mempelajari dulu tupoksi yang akan dikerjakan,” sebut Indra Gusnady.

Selain itu, Wako Hendri Arnis juga menegaskan akan mengevaluasi pejabat yang telah dilantik dalam rentang waktu satu atau dua bulan kedepan. Sehingga, nanti akan ada yang akan digeser bila dinilai tidak mau atau tidak mendapatkan jabatan.

“Satu atau duan bulan kedepan, akan ada mutasi lagi. Saya harap, kepada seluruh pejabat yang baru dilantik, langsung bekerja, jalin komunikasi dengan tempat bertugas yang baru. Termasuk juga merampungkan target RPJMD yang tinggal hanya 6 bula lagi waktu efektif pelaksanaanya,” jelas Indra Gusnady.

Pada pelantikan tersebut, dari 32 pejabat diantaranya, Ampera Salim dilantik sebagai Sekretaris Kominfo, Delfianto dilantik sebagai Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Tuti Abdul Rajab sebagai Sekretaris Dinas Satpol dan Damkar, Nelda Wati sebagai Sekretaris Dinas Pustaka, Arsip dan Dokumentasi Daerah termasuk juga sejumlah pejabat yang sempat non job, kembali dapat jabatan.

Sementara itu, untuk 91 pejabat eselon VI, banyak terjadi pergeseran, terutama untuk sejumlah jabatan di kelurahan dan promosi dari staf. (Supriyanto)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY