Polres Pessel Amankan Puluhan Motor ‘Bodong’ dari Jakarta

0
158
ILUSTRASI (Ist)

PAINAN, KP – Tim Opsnal Reskrim Polres Pesisir Selatan mengamankan sekitar 40 unit kendaraan roda dua yang diduga tidak dilengkapi surat-surat asli, STNK, dan BPKB yang tidak sesuai dengan nomor rangka kendaraan, di ruas Jalan Nasional Lunang Silaut – Bengkulu, Kabupaten Pesisir Selatan.

Kapolres Pesisir Selatan, AKBP Fery Herlambang, didampingi Kasat Reskrim, AKP Muhardi, saat menggelar konferensi pers, Selasa (6/6), di Aula Pertemuan Mapolres Pessel, mengatakan penangkapan 40 unit sepeda motor berbagai merek itu berkat informasi masyarakat. Kemudian, tim Polsek Lusi dan Tim Opsnal Serse Polres Pessel melakukan pengintaian selama hampir 16 jam di ruas Sungailasih, Kecamatan Lunang Silaut -Bengkulu.

“Pada hari Kamis, 26 Mei lalu, petugas mengamankan satu unit mobil colt diasel BA 8752 GU yang membawa 24 unit sepeda motor. Kemudian, dari arah Bengkulu menuju Tapan datang loagi satu unit truk Hino warna hijau BA 9797 PL yang membawa 16 unit sepeda motor. Saat dilakukan pengecekan aweal surat-surat kendaraan, STNK dan BPKB-nya memang ada. Namun, karena curiga kendaraan itu tetap diamankan ke Mapolsek Lusi guna pengembangan lebih lanjut,” papar Kapolres.

Selanjutnya, dilakukan penyelidikan terkait surat-surat kendaraan ke Kantor Samsat Pessel dan ke Dirlantas Polda Sumbar. Ternyata, surat-surat kendaraan STNK dan BPKB tidak sesuai dengan nomor rangka kendaraan alias dipalsukan.

“Kita belum bisa pastikan tersangka karena saat ini baru sebatas temuan dan sedang dilakukan pendalaman dan penyelidikan. Kedua sopir mobil colt dan trukl Hino sudah dimintai keterangan sebagai saksi, termasuk penerima kendaraan ini,”ucap Kasat Rekrim.

Dia mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan kendaraan melapor ke Mapolres Pessel dengan membawa bukti-bukti kendaraan yang asli sesuai kendaraannya.

Sementara, salah satu sopir, Sofyan, warga Padang, mengaku dia hanya disuruh mengangkut kendaraan dari salah satu gudang di daerah Cibubur Jakarta Utara untuk dibawa ke Pessel. Dia tidak tahu apakah surat -surat kendaraan itu palsu atau asli.

Hal senada diungkapkan sopir lainnya, Idel Mardi, warga Tapan. Dia sudah 2-3 kali membawa kendaraaan sepeda motor dari Jakarta ke Pessel. Satu unit kendaraan dibayar Rp500 ribu sekali angkut.

Sampai saat ini, ke-40 sepeda motor temuan itu masih diamankan di Mapolres Pesisir Selatan guna pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut, (Riko)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY