Jaga Keamanan Jelang Lebaran, Tim Gabungan Operasi Cipkon

0
99

PADANG, KP – Menjelang masuknya Hari Raya Idul Fitri 1438 H, Polresta Padang melakukan operasi cipta kondisi (cipkon) terhadap para preman yang meresahkan di Kota Padang, Jumat sore (16/6) sekitar pukul 16.00 Wib.

Dalam razia Cipkon tersebut, nihil ditemukan senjata tajam dan barang – barang lainya yang dianggap berbahaya. Namun, sedikitnya sembilan orang yang diduga preman yang tidak memiliki identitas diamankan dan dilakukan pembinaan di Mapolresta Padang

Pantauan KORAN PADANG,  operasi cipkon tersebut dilakukan di tiga titik berbeda di kawasan Pasar Raya. Sekitar 30 personil gabungan yang terdiri dari Brimob dan Sabhara Polda Sumbar serta Timsus, Satuan Reskrim dan Sabhara Polresta Padang dikerahkan.

Razia pertama di fokuskan di seputaran air mancur, dan di sana aksi kejar-kejaran petugas dengan beberapa orang yang diduga preman tidak bisa dielakan. Meski berupaya kabur, petugas berhasil mengamankan tiga orang yang disinyalir preman dan langsung digiring.

Setelah itu razia kembali dilakukan di kawasan matahari lama dan beberapa orang yang melihat Polisi datang puluhan preman yang lagi nyantai di kawasan itu langsung kabur. Di sana, empat orang preman yang tidak memiliki identitas lengkap langsung diamankan dan digiring ke mobil patroli.

Selanjutnya, petugas berger di sepanjang Jalan permindo dan dikawasan itu menurut laporan banyaknya parkir liar yang tidak ada surat-surat izinya. Di sana personil gabungan berhasil menangkap dua orang yang diduga sebagai juru parkir ilegal. Dan semua diduga preman tersebut langsung dibawa ke Mapolresta Padang untuk di data satu persatu.

Kapolresta Padang, Kombes Pol Chairul Aziz melalui Kabag Ops, Kompol Ediwarman, mengatakan razia tersebut dilakukan guna menjaga kondusi yang kondusif dan memberikan rasa aman bagi masyarakat Kota Padang menjelang hari lebaran.

“Mereka-mereka diamankan karena tidak memiliki identitas lengkap, dan juga sudah meresahkan masyarakat Kota Padang contohnya saja pemalakan yang dilakukan di air mancur Pasar Raya Kota Padang dan parkir liar. Untuk ke sembilan orang tersebut langsung kita serahkan kebagian bimbingan masyarakat (Binmas) untuk pembinaan,” terang Ediwarman.

Sementara, Kasat Binmas Polresta Padang, Kompol Jhon Hendri, menjelaskan kesembilan tersebut didata satu persatu dan dilakukan pembinaan. Setelah itu, dilepaskan kembali dengan jaminan dipanggil dulu keluarganya.

“Nantiknya akan kita panggil pihak orang tua atau wali mereka masing-masing kalau ada unsur pidananya akan kita serahkan ke Satreskrim Polresta Padang,” pungkasnya. (Irwanda Saputra)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY