Ratusan Siswa MAN 3 Padang Gelar Aksi Bersih-bersih

BAKTI MADRASAH UNTUK MASYARAKAT

0
135
TIM Lantamal II Padang yang dikomandani Peltu Raismal mendampingi siswa dalam kegiatan Bakti Madrasah untuk Masyarakat yang diadakan MAN 3 Padang di Kelurahan Balaigadang, Kecamatan Kototangah, Kota Padang, Rabu (12/7/2017). SYAF TJ/HUMAS

PADANG, KP – Sebanyak 284 siswa baru MAN 3 Padang mengadakan kegiatan ‘Bakti Madrasah untuk Masyarakat’ di Kelurahan Balaigadang, Kecamatan Kototangah, Kota Padang, Rabu (12/7).

Ratusan siswa didampingi tim Lantamal II Padang yang dikomandani Peltu Raismal Buchari, bergotong-royong membersihkan sejumlah kawasan di kelurahan tersebut. Turut mendampingi sebagai pemandu matsama dan bakti madrasah untuk masyarakat itu dari Lantamal II Padang adalah Pelda Hario Hari Prasetyo, Serka Zainul Effendi, Sertu Almusnadi, Serda Sugiyono, Klk Firmansyah dan Klk Ermando NH.

Dengan berbekal aneka peralatan, mulai dari sapu lidi, parang, hingga cangkul, para siswa yang sedang mengikuti kegiatan Masa Taaruf Siswa Madrasah (Mastama) itu tampak bersemangat melakukan aksi bersih-bersih.

Plastik bekas, sisa botol minuman, sampai dedaunan kering yang berguguran tak luput disapu bersih para siswa tersebut. Peluh tampak bercucuran namun hal itu justru membuat mereka tambah bersemangat.

Sesekali, Peltu Raismal dan jajaran yang mendampingi mereka memberi instruksi untuk membersihkan beberapa titik kawasan hingga ke sela-sela sudut yang tersembunyi sekalipun.

Pokoknya, pada hari itu, sejumlah kawasan di Kelurahan Balaigadang tampak ‘tacelak’ berkat tangan-tangan cekatan para siswa baru MAN 3 PAdang tersebut membersihkan sampah-sampah yang berserakan.

Afrizal S.Ag, Kepala MAN 3 Padang
Afrizal S.Ag, Kepala MAN 3 Padang

Kepala MAN 3 Padang, Afrizal, S.Ag, didampingi Waka Humas, Syafrizal Tanjung, M.Si, mengatakan kegiatan ‘Bakti Madrasah untuk Masyarakat’ itu rutin diadakan, khususnya pada masa Mastama setiap tahun ajaran baru. Hal itu bertujuan untuk menanamkan sikap menjaga kelestarian lingkungan dalam diri siswa guna membentuk insan-insan madrasah yang cinta akan kebersihan.

“Program ini sesuai dengan salah satu visi dan misi MAN 3 Padang, yaitu sekolah berwawasan lingkungan. Apalagi, saat ini kita merupakan madrasah Adiwiyata tingkat Sumbar,” papar Afrizal, kepada KORAN PADANG, Rabu (12/7/2017).

Dia menambahkan, bakti madrasah untuk masyarakat itu tak hanya dilakukan pada mastama saja, namun juga pada berbagai kesempatan.

Terkait mastama, Rabu (12/7), merupakan hari terakhir pelaksanaan sejak dimulai Senin lalu (10/7) yang dibuka oleh Kakan Kemenag Kota Padang, H. Japeri. Afrizal berharap setelah mastama berakhir, para siswa baru tersebut dapat menyatu dan beradaptasi dengan dunia pendidikan madrasah, termasuk mengenal lingkungan madrasah tempatnya menimba ilmu serta dengan majelis guru dan para kakak kelasnya.

Selain pengetahuan akademik, mereka juga diharapkan aktif dalam berbagai kegiatan ekstrakurikuler (ekskul) yang diadakan di MAN 3 Padang, seperti OSIM, silat, marching band, panahan, pramuka, dan berbagai ekskul lainnya.

Diapresiasi Lurah

Lurah Balaigadang, Yufrizal Maas, SH
Lurah Balaigadang, Yufrizal Maas, SH

Kegiatan bakti madrasah untuk masyarakat yang diadakan MAN 3 Padang diapresiasi oleh pihak Kelurahan Balaigadang. Lurah Balaigadang, Yufrizal Maas, SH, didampingi stafnya, Otniel Pasaribu, mengatakan kegiatan tersebut sangat positif karena merupakan bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan, terutama di Kelurahan Balaigadang.

Dia berharap aksi bersih-bersih yang diadakan siswa MAN 3 Padang itu bisa dicontoh oleh pihak lainnya. Terlebih, lanjutnya, dalam kegiatan itu para siswa tampak kompak bergotong-royong di mana gotong-royong merupakan budaya dan jatidiri bangsa yang patut dipertahankan dan dilestarikan.

“Kita apresiasi kegiatan ini, tak hanya kita dari kelurahan, apresiasi juga disampaikan warga. Mudah-mudahan kegiatan ini tetap dilakukan secara berkelanjutan. Ke depan, kita akan terus menjalin kerjasama dengan berbagai sekolah yang ada kelurahan ini, termasuk dalam bidang kebersihan. Sebab, hal ini sejalan dengan Perda Nomor 21/2012 tentang pengelolaan sampah yang juga menganjurkan masyarakat untuk menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing,” ulas Lurah Yufrizal Maas. (ak)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY