20 Pelaku Tawuran Dibawa ke Mako Batalyon Yonif 133 Yudha Sakti

0
347

PADANG, KP – Lama tidak terdengar, aksi tawuran kembali terjadi di Kota Padang tepatnya di kawasan Jalan Bypass Ketaping, Kelurahan Pasar Ambacang, kecamatan Kuranji, Minggu dinihari (13/8), sekira pukul 01.00 WIB. Beruntung, aksi para remaja nakal tersebut berhasil dibubarkan jajaran Polresta Padang.

Sedikitnya, 20 remaja tanggung yang rata-rata masih berusia di bawah umur berhasil diamankan petugas dari berbagai geng tawuran. Tidak hanya itu,  sebanyak 22 unit sepeda motor berbagai jenis turut disita Polisi.

Bahkan mirisnya lagi, berbagai senjata tajam (Sajam) yang dibawa para pelaku turut ditemukan sebanyak 12 jenis. Tidak tanggung-tanggung, diantaranya lima bilah samurai dan ikat pinggang yang telah dimodifikasi, satu celurit serta gir sepeda motor.

Begitupun dengan dua unit bendera yang disinyalir sebagai lambang persatuan geng tawuran para remaja tersebut turut ditemukan. Masing-masing geng tawuran mengatasnamakan dengan sebutan berbagai macam.

Dari penelusuran KORAN PADANG, para pelaku aksi tawuran yang berhasil diamankan tersebut mengatasnamakan geng Depen, Purui, THF, SBF, NFF, RRB, Sagoler dan Berak. Para anggota geng rata-rata masih berstatus pelajar dari berbagai sekolah di Kota Padang dan ada pula yang putus sekolah.

“Kita mendapat laporan adanya aksi tawuran oleh masyarakat di tempat kejadian peritiwa (TKP). Dengan pergerakan cepat kita langsung mengerahkan personel Shabara dan koordinasi dengan jajaran Polsek terdekat untuk melakukan pengepungan,” terang Kapolresta Padang, Kombes Pol Chairul Aziz melalui Kabag Ops, Kompol Ediwarman, Kemarin.

Ditambahkanya, saat para remaja akan melakukan tawuran pihaknya langsung berhasil mengepung kawasan yang menjadi lokasi tawuran. Selanjutnya, para pelaku tawuran berhasil diringkus berikut berbagai macam barang bukti sajam dan sepeda motor.

“Mereka kalang kabut dan berhasil kita kepung, tapi ada juga yang berhasil lolos. Selanjutnya, yang berhasil kita amankan langsung kita giring ke mobil patroli menuju Mapolresta Padang. Begitupun dengan sepeda motor dan sajam yang kita temukan,” ulasnya.

Ediwarman menjelaskan, setelah mendata masing-masing pelaku tawuran pihaknya langsung berkoordinas dengan Dinas Sosial. Nanti, imbuhnya, para pelaku tawuran akan dikirim ke Markas Komando (Mako) Batalyon Yonif 133 Yudha Sakti.

“Seperti kita ketahui, Pemerintah Kota Padang (Pemko) telah membentuk program penanganan anak jalanan melalui pembinaan terpadu. Nah, para pelaku tawuran ini akan kita masukan ke sana dan diberikan pelatihan,” kata Ediwarman.

Dia berharap, dengan diberikan bekal pelatihan karakter dan mental tersebut dapat mengubah sikap dan prilaku para pelaku tawuran. Sehingga, dari para pelaku tawuran yang dulunya nakal dan tidak tahu aturan dapat menjadi para generasi bangsa yang dibanggakan. (Irwanda Saputra)

Berikut Inisial dan Status Para Pelaku Tawuran 

– DM 16 tahun (Putus Sekolah)
– AR 15 tahun (Putus Sekolah)
– RKP 16 tahun (Putus Sekolah)
– RR 16 tahun (Putus Sekolah)
– JTS 18 tahun (Sekolah paket B)
– BK 17 tahun (SMK Kosgoro)
– YE 14 tahun (SMPN 23)
– DCA 16 tahun  (Putus Sekolah)
– FS 16 tahun (SMPN 27)
– BF 16 tahun (SMK Muhamadiyah 1)
– FPI 15 tahun (MTsN Duta)
– RAS 17 tahun (SMK Kasgoro)
– AR 16 tahun (SMK Muhamadiyah 1)
– MU 15 tahun (SMKN 9)
– HH 17 tahun (SMA Hudaya)
– DA 17 tahun (SMK Kasgoro)
– RA 17 tahun (SMK Kasgoro)
– FM 16 tahun (SMAN 15)
– GR 15 tahun (SMPN 27)
– MB 15 tahun (SMPN 39)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY