Dana Desa Harus Tepat Sasaran, Awasi Pengelolaannya

0
38
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno memberikan pemaparan saat rapat koordinasi provinsi program pembangunan pemberdayaan masyarakat desa (P3MD) Sumbar, Selasa (59) di Hotel Axana Padang.

PADANG, KP – Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Irwan Prayitno mengatakan, dalam pengelolaan dana desa yang cukup besar ini, peran pendamping sangat diperlukan dalam hal membantu Wali Nagari agar pengelolaan keuangan berjalan dengan semestinya. Selain itu, camat juga harus proaktif dalam mengawasi penggunaan, pelaksanaan dan pelaporan dana desa.

“Bantuan dana desa itu cukup banyak, jadi dengan adanya rakor ini. Bantuan dana desa yang diperuntukan dapat dipergunakan sesuai yang direncanakan. Diawasi pelaksanaannya. Jangan sampai bantuan ini terbengkalai, rakyat juga yang teraniaya,” ujarnya saat rapat koordinasi provinsi program pembangunan pemberdayaan masyarakat desa (P3MD) Sumbar, Selasa (5/9) di Hotel Axana Padang.

Dikatakan Gubernur, pengunaan dana desa ini sangat rentan. Jika salah dalam pengelolaannya maka bisa berujung kepada permasalahan hukum.

“Dapat kita lihat Kepala Desa banyak masuk penjara karena salah dalam mengelola dana desa. Bukan saya menakut-nakuti. Namun memberitahukan biar nanti pengelolaan dana desa sesuai dengan kebutuhan di Nagari. Jangan ada penggunaaan yang disalahgunakan maupun diselewengkan. Untuk itu ini patut diawasi pengelolaannya oleh seluruh elemen,” tuturnya.

Sementara itu, terkait Laporan keuangan kegiatan dana desa harus dilakukan secepatnya setelah kegiatan dilakukan seperti sistem yang diterapkan pada perbankan. Sistem yang diterapkan perbankan adalah contoh terbaik.

Menurutnya dalam sistem perbankan, kantor buka pukul 8.00 WIB dan tutup pukul 16.00 WIB. Tetapi, tutup itu hanya untuk pelayanan kepada nasabah, sementara pegawai masih tetap bekerja untuk membuat laporan keuangan harian.

“Begitu kegiatan harian selesai, laporan langsung dibuat. Begitu pula seharusnya dalam kegiatan dana desa,” katanya.

Tak hanya itu beber Irwan, pembangunan Nagari juga mesti melibatkan masyarakat jangan hanya berjalan sendiri, meskipun pembangunan ini mengunakan dana desa. Namun dalam hal pembangunan melibatkan masyarakat nagari sangat diperlukan.

“Untuk itu jangan jalan sendiri-sendiri. Masyarakat juga mesti dilibatkan dalam hal pembangunan di Nagarinya. Karena, kemajuan suatu Nagari merupakan kerjabersama semua unsur,” pungkasnya. (bob)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY