Leher Digorok, Pedagang Ayam Goreng Ditemukan Bersimbah Darah

0
467

PADANG, KP – Seorang pemuda bernama Randa (25), ditemukan tewas di dalam kamar mandi di rumah kontarakan bosnya di kawasan Jalan Raya Banuaran, Kelurahan Banuaran Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung (Lubeg) Kota Padang, Selasa pagi (5/9) sekira pukul 08.00 WIB.

Mengenaskan, keadaan korban yang merupakan warga Pangkalan, Kabupaten Limapuluh Kota itu dalam kondisi luka gorokan senjata tajam di leher yang nyaris putus. Pihak Kepolisian belum bisa memastikan korban tewas karena bunuh diri atau dibunuh dan hingga kini masih dalam penyelidikan.

Informasi yang dihimpun KORAN PADANG, korban ditemukan dalam kondisi terduduk di kamar mandi dengan darah bercucuran di lantai. Pertama kali, korban ditemukan oleh Lisa (35), yang merupakan pemilik usaha ayam goreng tempat korban bekerja.

Di rumah kontrakan milik Nof itu, Lisa tinggal bersama adiknya bernama Iwan (23) dan suaminya Syafrianto (35) serta dua karyawan lain yaitu Edo (20), Indra (20) dan korban.

Menurut keterangan Pihak Kepolisian, Lisa menemukan korban saat hendak mau ke kamar mandi dan menyampaikan peristiwa itu kepada semua orang yang ada di rumah. Iwan, Indra dan Edo yang saat itu berada di kamar langsung melihat korban di kamar mandi dan memberitahu kepada Syafrianto serta pemilik rumah kontrakan yang bersebelahan rumah.

“Syafrianto dan pemilik rumah, Nof, mendatangi Mapolsek memberitahu kepada kita (Polisi) bahwa ada orang bunuh diri tewas mengenaskan. Selanjutnya, ketika anggota mendatangi tempat kejadian peristiwa (TKP) korban ternyata telah dibawa oleh rekannya Iwan dan Edo ke Rumah Sakit Reksodiwiryo,” terang Kapolresta Padang, Kombes Pol Chairul Aziz melalui Kapolsek Lubeg, Kompol Indra Junaidi.

Indra Junaidi mengaku kecewa dengan dibawanya korban ke Rumah Sakit sebelum pihaknya datang ke TKP. Sebab, dengan demikian pihaknya sangat kesulitan untuk melakukan olah TKP untuk mengungkap kasus tersebut.

“Bahkan, barang bukti pisau yang berlumuran darah telah dibersihkan dengan air oleh Lisa, begitupun dengan lantai kamar mandi yang juga sudah bereih dari darah. Menurut pengakuan Lisa, dia membersihkan itu semua karena takut banyaknya darah berceceran,” ulas Kapolsek.

Indra Junaidi menambahkan, dari hasil pemeriksaan terdapat luka gorokan yang nyaris memutuskan leher korban dan luka goresan di tangan. Korban ditemukan dalam kondisi sudah tewas di tempat.

“Kita belum bisa memastikan apakah korban ini dibunuh atau bunuh diri. Tapi, kalau menurut keterangan dokter dilihat dari gorokan di leher korban diduga kuat dilakukan oleh seseorang dan tidak mungkin dilakukan sendiri oleh korban. Ini yang sedang kita dalami dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini,” jelas Indra Junaidi.

Diungkapkannya, dalam kasus ini pihaknya telah memeriksa semua saksi yang berjumlah enam orang yang berada di dalam rumah tersebut. Begitupun dengan barang bukti sebilah pisau dan satu unit handphone milik korban turut disita. (iwa)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY