Sepekan, Tiga Tersangaka Pengedar Narkoba Jaringan Antar Provinsi Diringkus

0
78

PADANG, KP – Selama sepekan, Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumbar berhasil mengungkap dua kasus peredaran narkoba yang mencoba masuk ke wilayah Sumbar. Dalam dua kasus tersebut, tiga tersangka berhasil diamankan yang merupakan jaringan antar provinsi.

Dari pengungkapan itu, Polisi berhasil menemukan narkotika jenis sabu dan ekstasi bernilai ratusan juta. Adapun barang bukti yang diamankan itu mencapai lebih setengah kilogram gram sabu dan 500 butir pil ekstasi.

Informasi yang dihimpun KORAN PADANG, penangkapan pertama dilakukan terhadap tersangka berisinial BB (29) dan JJ (35) yang merupakan warga Provinsi Bengkulu. Para tersangka tersebut diamankan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumbar di kawasan Jalan Lintas Sumatra KM 1 Jorong Pulau Punjung, Kenagarian IV Koto, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Senin lalu (11/9).

Dari kedua tersangka, petugas menemukan lima paket besar sabu-sabu dengan berat mencapai 515,82 gram dan 500 butir pil ekstasi. Barang bukti tersebut disimpan tersangka di bawah jok mobil Avanza BD 1439 CE yang merupakan kendaraan rental yang digunakan tersangka untuk masuk ke wilayah Sumbar dalam mengedarkan narkoba.

“Kedua tersangka ini merupakan satu jaringan terhadap tersangka F yang lebih dulu kita tangkap pada bulan Juli lalu. Dari pengakuan kedua tersangka tersebut, narkoba itu didapat dari seseorang di wilayah Provinsi Pekanbaru dan akan diedarkan di Dharmasraya dan Bengkulu,” terang Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumbar, Kombes Pol Kumbul KS saat press release di Mapolda Sumbar, kemarin.

Kumbul KS menambahkan, setelah pihaknya mengamankan barang bukti, kedua tersangka langsung dibawa ke Mapolda Sumbar untuk pemeriksaan lebih lanjut. Saat ini, imbuhnya, kedua tersangka mengaku baru pertama kali mencoba mengedarkan narkoba di wilayah Sumbar.

“Namun itu baru pengakuan awal tersangka, kuat dugaan kita mereka telah beberapa kali mencoba masuk ke Sumbar ini untuk mengedarkan narkoba. Bahkan ada indikasi pengendalian di dalam lapas, namun masih kita selidiki dulu dan kembangkan,” kata Kumbul KS.

IRT Turut Diringkus

Setelah dua tersangka tersebut, Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumbar kembali meringkus satu tersangka lain yang masih jaringan antar provinsi yang merupakan sebagai ibu rumah tangga (IRT). Tersangka berinisial W (30) diamankan petugas di kawasan Jalan Pasir Sebelah, KelurahanPasie Nan Tigo, Kecamatan Kototangah, Kota Padang, Rabu lalu (13/9).

“Tersangka ini kita amankan saat baru turun dari sebuah mobil travel, saat dilakukan pengeledahan ditemukan dua paket besar sabu di dalam tas miliknya. Dari pengakuan tersangka, narkoba itu dibawa langsung dari Provinsi Nangro Aceh Darussalam,” tambah Kumbul KS.

Dijelaskannya, selain barang bukti narkoba pihaknya juga menemukan berbagai macam alat untuk mengkosumsi sabu. Disinyalir, selain sebagai pengedar tersangka juga merupakan pemakai narkoba.

“Saat ini telah kita amankan dan pemeriksaan lebih lanjut terkait jaringannya. Sementara, untuk ketiga tersangka akan dikenakan pasal 114 ayat (2) dan pasal 112 ayat (2) jountu pasal 132 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman 6-20 tahun penjara,” tegasnya. (iwa)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY