Baru Pacaran, Pasangan Remaja ini Dipergoki Berduan ‘Setengah Bugil’

0
1679
Tiga pasangan muda-mudi yang sedang asyik bermadu kasih diamankan Satpol PP di Kawasan Bukit Lampu, Kecamatan Lubuk Begalung (Lubeg) Kota Padang, Kamis malam (21/9)

PADANG, KP – Tiga pasangan muda-mudi yang sedang asyik bermadu kasih di Kawasan Bukit Lampu, Kecamatan Lubuk Begalung (Lubeg) Kota Padang, kalang kabut saat petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menggerebeknya pada Kamis malam (21/9) sekira pukul 21.00 WIB. Mirisnya, pasangan yang dimabuk asmara tersebut dipergoki dengan kondisi setengah ‘bugil’.

Bahkan, sangking paniknya salah satu pasangan nekad meninggalkan pacarnya dan kabur menyelamatkan diri sendiri. Meski telah berupaya dikejar oleh petugas, namun laki-laki yang tidak bertanggung-jawab tersebut berhasil kabur dan hilang ditengah gelapnya malam.

Sedangkan, perempuan berinisial D (24)  yang merupakan pacar laki-laki tersebut juga sempat berupaya melarikan diri namun dapat diamankan petugas. Bahkan, sangking paniknya, D kehilangan sebelah sepatu yang dipakai di kaki kanannya tersebut.

Sementara, dua pasangan lain yang sedang bermadu kasih di ‘pondok baremoh’ juga kedapatan sedang bercinta dengan kondisi setengah bugil. Masing-masing mereka berinisial RH (23) berpasangan dengan RW (20) dan RS (25) berpasangan dengan LS (18).

Selanjutnya, para remaja tanggung tersebut langsung digiring petugas Satpol PP Kota Padang ke Markas Komado (Mako) Jalan Tanmalaka, Kecamatan Padang Timur. Selain itu, dua unit sepeda motor milik para pasangan itu juga turut di bawa petugas.

“Kita mendapat laporan dari masyarakat terkait adanya para remaja yang tidak ada hubungan ikatan pernikahan sedang berduan di beberapa pondok di kawasa itu (Bukit Lampu). Selanjutnya, kita langsung bergerak dan melakukan patroli dan ternyata benar,” terang Plt Kasat Pol PP Kota Padang, Yadrison.

Diungkapakannya, pihaknya membenarkan para pasangan yang tertangkap tersebut dalam kondisi setengah bugil. Selanjutnya, setelah mengamankan para pasangan itu langsung dibawa ke Mako untuk pendataan.

“Kita sangat menyayangkan tingkah laku remaja ini, setelah kita data kita lakukan pembinaan. Setelah itu, kita panggil orangtuanya dari semua pasangan ini agar pihak keluarganya tahu perilaku anaknya sehingga menjadi efek jera bagi mereka tersebut,” jelas Yadrison.

Yadrison menambahkan, setelah mendatangi pihak keluarga para pasangan yang terjaring langsung membuat pernyataan di atas materai.

“Kita berharap bagi orangtua dapat memantau pergaulan anaknya sehingga tidak terjerumus ke jalan yang salah,” pesan Yadrison.

Sementara, salah satu perempuan berinisial RW mengaku nekad berbuat hal tidak senonoh tersebut karena kilaf. Bahkan, RW baru saja beberapa bulan berkenalan dengan pasangannya RH.

“Belum lama ini kami pacaran, Pak. Kami kilaf dan menyesali perbuatan kami,” sesal RW. (iwa)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY