Enam Penyanyi Minang Pendatang Baru, D Three Production Segera Luncurkan “Album Kompilasi Zaman Now”

0
1033
PENYANYI PENDATANG BARU-Bennito, salah satu penyanyi pendatang baru pada "Album Kompilasi Zaman Now" yang bakal diluncurkan D Three Production pada pertengahan Februari 2018. Foto IST

D THREE PRODUCTION bakal mengeluarkan satu album kompilasi yang berisi 12 lagu pop Minang dari 6 penyanyi Minang pendatang baru. Perusahaan rekaman yang beroperasi di Padang itu akan meluncurkan album tersebut paling lambat pertengahan Februari 2018 nanti.

Pemilik D Three Production yang juga produser album ini, Tusriadi mengutarakan, tajuk album tersebut adalah “Album Kompilasi Zaman Now”. Enam penyanyi pendatang baru pada album itu adalah Rizal Can (Rizal Novriandi), Bennito (Benny Yohendra), Dea, Mesra, Marteen, dan Irene.

Enam penyanyi yang ada di album kompilasi ini adalah putra asli daerah Kabupaten Pesisir Selatan. Begitu juga dengan produser Tusriadi yang juga putra Pessel.

“Kecuali Rizal, mereka merupakan penyanyi pendatang baru yang sangat berpotensi menjadi penyanyi top. Khusus untuk Rizal, dia sudah cukup senior karena sudah mengeluarkan album,” tutur Tusriadi di Padang, belum lama ini.

Motivasi Tusriadi mau memfasilitasi pembuatan album tersebut, dari rekaman hingga membuat video klip, adalah untuk mengangkat para penyanyi berbakat yang selama ini bisa dikatakan susah mendapatkan kesempatan untuk rekaman.

“Mudah-mudahan album ini bisa mengangkat mereka menjadi penyanyi Minang yang bisa bersaing dengan penyanyi-penyanyi Minang lainnya yang sudah lebih dulu terjun ke industri ini,” tuturnya.

Tusriadi melemparkan album ini kepada masyarakat dengan format kaset DVD. Ia berencana memproduksi 18 ribu keping kaset.

Ia yakin penjualan album itu laris karena lagu-lagunya diciptakan oleh pencipta-pencipta lagu Minang yang berpengalaman, yakni ia sendiri, Nedi Gampo, Yos Bernandi, Nover T, Chairul, dan Anto Perahu.

Saat ini, Tusriadi sedang menyelesaikan perekaman lagu dan membuat video klip lagu. Ia menyebutkan, ia sudah merekam 8 lagu dari total 12 lagu. Dua penyanyi yang belum merekam lagu adalah Marteen dan Irene. Mereka akan merekam lagu dalam minggu ini.

“Untuk video klip, 5 video klip dari 3 penyanyi sudah selesai. Pembuatan video klip dilanjutkan minggu ini,” ucapnya.

Sementara itu, Bennito, salah satu penyanyi pendatang baru, sangat senang bisa berpartisipasi dalam ambum kompilasi tersebut.

Ia berpendapat, album kompilasi itu akan menjadi media untuk memperkenalkan penyanyi-penyanyi Minang berbakat yang selama ini cuma punya impian untuk hadir di layar kaca.

“Pembuatan album kompilasi ini merupakan ide yang sangat kreatif yang dikeluarkan oleh seorang produser dengan menyalurkan bakat penyanyi pendatang baru. Dengan adanya album ini, saya bisa memberikan karya terbaik yang bisa diterima oleh semua kalangan masyarakat,” ujarnya.

Bennito baru kali pertama ini mendapatkan kesempatan masuk studio rekaman. Selama beberapa tahun terakhir, ia bernyanyi dari panggung ke pagung pada acara kantor pemerintahan, acara resepsi pernikahan, acara adat nagari, dan pada acara-acara panggung hiburan lainnya.

“Saya pernah mengikuti beberapa festival lagu Minang, mulai dari tingkat SMP pada tahun 2003 dan pernah menjuarai beberapa festival lagu Minang. Saya mulai ikut festival lagu Minang tingkat umum pada tahun 2006, waktu itu se-Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel). Pada tahun 2011, saya ikut festival lagu Minang antarmahasiswa se-Sumatra Barat dab meraih juara tiga,” ucap mahasiswa UPI YPTK Padang itu. (rel)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY