Tingkatkan SDM Untuk Pengelolaan Warisan Budaya Berkualitas

0
70
Direktur Jenderal (Dirjen) Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia, Hilmar Farid memeberikan pemaparan saat seminar media massa dan warisan budaya, serta sosialisasi UU No 5/2017 tentang pemajuan budaya, Kamis (1/2) di Hotel Inna Padang.

PADANG, KP –  Kebudayaan Indonesia yang beranekaragam perlunya ditata kembali pengelolaannya. Meskipun, sumber daya pengelolaan sudah tersedia, anggaran juga ada. Namun, tata kelola masih kurang.

Hal itu dikatakan Direktur Jenderal (Dirjen) Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia, Hilmar Farid saat seminar media massa dan warisan budaya, serta sosialisasi UU No 5/2017 tentang pemajuan budaya, Kamis (1/2) di Hotel Inna Padang.

“Untuk itu, kita menfokuskan dalam merapikan kelembagaan serta memperkuat Sumber Daya Manusia. Sedangkan, dari segi kegiatan tidak kurang. Karena setiap daerah memiliki kegiatan yang banyak,” ujarnya.

Untuk itu, adanya UU Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan ini dapat memperbaiki tata kelola.

“Jadi, ada empat langkah strategis dalam memajukan kebudayaan berdasarkan UU Nomor 5 Tahun 2017, yakni perlindungan, pengembangan, pemanfaatan dan pembinaan,” katanya.

Dijabarkan Hilman, empat langkah strategis itu yakni perlindungan merupakan upaya menjaga keberlanjutan kebudayaan yang dilakukan dengan cara inventarisasi, pengamanan, pemeliharaan, penyelamatan dan publikasi.

Kedua, pengembangan, yakni upaya untuk menghidupkan ekosistem kebudayaan. Serta meningkatkan, memperkaya dan menyebarluaskan kebudayaan. Ketiga, pemanfaatan yakni, upaya pendayagunaan objek pemajuan kebudayaan untuk menguatkan ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan kemananan dalam mewujudkan tujuan nasional.

Keempat, pembinaan, yakni upaya pemberdayaan sumber daya manusia kebudayaan, lembaga kebudayaan, dan pranata kebudayaan dalam meningkatkan dan menyebarluaskan peran aktif dan inisiasi masyarakat.

Untuk itu, kata Hilman dengan empat langkah strategis ini 10 tahun ataupun 15 tahun kedepan kebudayaan Indonesia akan semakin meningkat. Apalagi dibandingkan dengan negara lain, budaya Indonesia beranekaragam.

Ditambahkan Hilmar, saat ini pemerintah memfokuskan pemajuan kebudayaan pada objeknya, seperti, tradisi lisan, manuskrip, adat istiadat, ritus, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, seni, bahasa, permainan rakyat dan olahraga tradisional.

“Kami yakin dengan fokus pemerintah dalam pemajuan kebudayaan. Maka, akan berdampak jangka panjang kedepannya. Apalagi bagi generasi penerus,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar Taufik Efendi mengungkapkan, adanya sosialisasi yang diberikan Dirjen Kemendikbud ini dapat memberikan pencerahan kepada Pemerintah Daerah tentang Undang-undang No 5 tahun 2017 ini terkait pemajuan kebudayaan. (bob)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY