Telah Beraksi Lima Kali, Dua Pelaku Pemalak di GOR H Agus Salim Diringkus Polisi

0
447

PADANG, KP – Dua pelaku pemalakan bernama Keanu Levenski (20 tahun) dan M Irsad (18 tahun) berhasil diringkus tim opsnal reskrim Polsek Padang Barat, Kamis dinihari (5/4). Para pelaku diketahui acap kali beraksi melakukan pemalakan di kawasan GOR H Agus, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang.

Kedua pelaku diringkus petugas di kediamannya masing-masing di kawasan Purus Baru dan Purus 1, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang. Dari barang bukti yang berhasil disita petugas berupa dua unit handphone hasil kejahatan pelaku.

Informasi yang dihimpun KORAN PADANG, penangkapan pelaku berawal dari adanya laporan seorang pelajar bernama Maulana Abrar (15 tahun) yang menjadi korban aksi kejahatan pelaku. Laporan korban diterima Polsek Padang Barat dengan nomor LP 162/K/IV/2018.

Dari keterangan korban kepada Polisi, saat kejadian pemalakan dirinya sedang berada di kawasan GOR H Agus Salim niat hati untuk duduk-duduk. Kemudian, datang kedua pelaku yang langsung saja menuduh korban telah menabrak adik pelaku.

“Padahal saya tidak kenal sama kedua pelaku dan bahkan tidak pernah menabrak seseorang. Langsung saja pelaku menuduh dan mengancam saya sambil merampas handphone milik saya katanya sebagai jaminanan,” terang korban.

Dikatakannya, setelah mengambil handphone kemudian kedua pelaku langsung kabur dengan mengunakan sepeda motor. Meski sempat dikejar, namun kedua pelaku telah berhasil kabur.

“Saya tidak terima dengan kejadian itu, makanya saya langsung membuat laporan ke Polsek Padang Barat. Beruntung pelaku dapat ditangkap dengan cepat oleh Polisi,” tandasnya.

Kapolsek Padang Barat AKP Armijon mengatakan, saat ini kedua pelaku telah diamankan di Mapolsek berikut dengan barang bukti dua unit handphone. Untuk hasil pemeriksaan sementara, pelaku telah beraksi sebanyak lima kali.

“Modus yang digunakan pelaku selama beraksi sama, dengan menuduh korban telah menambrak salah satu kerabatnya. Kemudian pelaku meminta jaminan secara paksa kepada korban seperti uang dan handphone,” jelasnya.

AKP Armijon menegaskan, apabila terbukti kedua pelaku akan dikenakan pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman kurungan penjara lima tahun keatas. (Irwanda Saputra)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY