275 Surat Tilang Dikeluarkan, Seorang Pelajar Menangis Terjaring Operasi Patuh Singgalang

0
201

PADANG, KP – Seorang pelajar sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kota Padang, menangis saat dihadang oleh personel Satuan Lalulintas (Satlantas) Polresta Padang. Siswi yang mengendarai sepeda motor Beat itu, terjaring di hari pertama Operasi Patuh Singgalang di kawasan Bypass KM 7,  Kecamatan Pauh, Kota Padang, Kamis (26/4).

Dengan terisak air mata, siswi yang enggan disebutkan namanya tersebut memohon kepada petugas agar tidak ditilang meski kedapatan tidak memakai helm dan tidak memiliki surat kelengkapan berkendara. Alasannya, karena takut dimarahi oleh orangtua jika nanti diketahui ditilang oleh polisi.

“STNK (surat tanda nomor kendaraan) dipegang sama ayah tidak ada dibawa, kalau SIM (surat izin mengemudi) belum ada karena masih pelajar Pak. Janganlah ditilang, nanti dimarahi orangtua saya,” katanya kepada petugas.

Awalnya, siswi tersebut disuruh petugas untuk menelpon orangtua agar bisa  mengambil STNK sepeda motor miliknya. Namun lagi-lagi, alasannya tidak berani dan sangat takut kepada orangtua jika diberitahu telah ditilang oleh polisi.

“Tidak ada orang di rumah, kedua orangtua pergi bekerja dan STNK sama ayah. Mohon janganlah ditilang dan berjanji akan memakai helm lagi saya, Pak,” cetusnya.

Dengan berbagai pertimbangan hingga akhirnya siswi tersebut akhirnya tidak ditilang. Namun sebelumnya, siswi itu diberi nasehat oleh petugas dan berjanji tidak akan melanggat pertautan lalulintas lagi.

Pada hari pertama Operasi Patuh Singgalang tersebut, sedikitnya Satlantas Polresta Padang mengeluarkan 275 lembar surat tilang untuk pengendara yang melakukan pelanggaran. Ratusan lembar tilang tersebut diberikan kepada seluruh pelanggar lalulintas baik itu pengendara roda dua maupun empat.

“Operasi ini dilakukan sesuai instruksi pimpinan dan kami telah melakukan penindakan terhadap pengendara yang melanggar aturan lalu lintas. Ratusan tilang tersebut diperoleh dari dua lokasi razia yang kita laksanakan,” terang Kasat Lantas Polresta Padang, Kompol Asril Prasetya.

Dikatakannya, dari Operasi Patuh Singgalang tahun ini pihaknya melakukan penindakan terhadap pelanggaran kasat mata ataupun tidak kasat mata seperti tidak menggunakan helm, tidak memakai spion dan tidak memiliki kelengkapan surat kendaraan bermotor.

“Operasi ini dilakukan untuk mengurangi angka korban kecelakaan lalulintas di Kota Padang dan dilaksanakan selama dua Minggu. kami mengimbau masyarakat agar mematuhi aturan lalulintas sehingga bisa selamat dalam berlalulintas,” pungkasnya. (Irwanda Saputra)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY