Operasi Patuh Singgalang 2018 Berakhir, Satlantas Polresta Padang Keluarkan 2.750 Surat Tilang

0
64

PADANG, KP – Operasi Patuh Singgalang yang dimulai selama dua pekan sejak 26 April hingga 9 Mei 2018 berakhir sudah. Terhitung, Satuan Lalulintas (Satlantas) Polresta Padang mengeluarkan sebanyak 2.750 surat tilang.

“Jumlah surat tilang yang dikeluarkan itu, melebih yang awalnya hanya sebanyak 2.560 surat tilang. Dari jumlah keseluruhan, pelanggaran yang paling banyak dilakukan oleh pengendara roda dua seperti tidak memakai helm,” terang Kasat Lantas Polresta Padang, Kompol Asril Prasetya.

Kompol Asril Prasetya mengklaim,  penindakan yang dilakukan hingga melebihi target itu merupakan bentuk keserius dan kerja keras pihaknya. Dengan demikian, dapat menekan jumlah korban fatalitas dalam berlalulintas.

“Sasaran prioritas selama Operasi Patuh Singgalang ini seperti pengemudi yang menggunakan handphone saat berkendara, melawan arus, pengemudi di bawah umur, pengemudi dan penumpang sepeda motor tidak menggunakan helm SNI,” katanya.

“Serta pengemudi yang berkendara dalam pengaruh narkoba atau mabuk, dan membawa kendaraan melebihi batas kecepatan yang ditentukan,” sambung Kompol Asril Prasetya.

Dia berharap, dengan pelaksanaan Operasi Patuh Singgalang kali ini dapat menekan terjadinya pelanggaran lalulintas yang berpotensi mengakibatkan kecelakaan. Begitupun dengan menimalisir fatalitas korban meninggal dunia dan luka-luka akibat kecelakaan lalulintas.

Sementara itu pada Operasi Patuh Singgalang dihari terakhir dipusatkan di kawasan Pantai Padang dengan dipimpin Kasubnit Brigade Motor (BM) Satlantas Polresta Padang Ipda Zainal Arifin. Pada kesempatan itu, Satlantas Polresta Padang dibantu oleh Dinas Perhubungan Kota Padang.

“Tidak hanya mobil pribadi, bus Pariwisata juga kita periksa yang kebanyakan KIR-nya sudah mati. Alhasil, ada satu bus yang kedapatan mati KIR,” kata Ipda Zainal Arifin.

Tidak itu saja, tambahnya, saat razia  juga banyak ditemukan pengemudi mobil yang berkendara sambil bermain handphone. Bahkan, ada juga kedapatan anak masih dibawah umur yang membawa kendaraan roda empat dan terbukti tidak memiliki SIM (Surat Izin Mengemudi)

“Yang melanggar langsung kami tilang tanpa terkecuali, bahkan kendaraan yang terbukti tidak lengkap langsung dibawa ke Polresta Padang untuk didata,” pungkasnya. (Irwanda Saputra)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY