Menjelang Pilkada Kota Padang, Pjs Walikota Kembali Ingatkan ASN untuk Netral

0
68
Pjs Walikota Padang Alwis
Pjs Walikota Padang Alwis

PADANG, KP – Menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kota Padang, PJs Walikota Padang Alwis kembali mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Padang untuk menjaga netralitas selama proses pemilihan berlangsung.

“ASN mesti netral. Tidak boleh ada yang ikut mendukung salah satu calon,” tegasnya di Padang, Minggu malam (10/6).

Dikatakannya itu, karena ada informasi dan pemberitaan yang berkembang adanya indikasi dan terdeteksi oknum ASN dianggap tidak netral dengan arti kata ikut mendukung salah satu pasangan calon (Paslon). Namun, setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut dan melakukan beberapa langkah evaluasi, yang bersangkutan belum terlalu jauh untuk masuk kedalaman ranah tersebut.

“Memang ada beberapa oknum yang yang dianggap mendukung salah satu paslon. Namun setelah ditelusuri dan dilakukan evaluasi hingga saat ini belum ada yang perlu dilakukan tindakan khusus kepada yang bersangkutan,” ujarnya.

Dilanjutkannya, pemerintah Kota Padang menghimbau kepada ASN untuk tidak terlibat dalam politik praktis sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. Pelarangan ASN diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Otonomi Daerah, serta Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

Selain itu, SE Menteri PANRB No. 06/M.PANRB/11/2016 tanggal 28 November 2016 tentang Pelaksanaan Netralitas dan Penegakan Disiplin serta Sanksi Bagi ASN pada Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota secara serentak Tahun 2017 dan aturan lainnya.

“Kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau ASN agar mereka tetap menjaga netralitas selama pelaksanaan Pilkada. Undang-undang sudah sangat jelas melarang ASN terlibat dalam kegiatan politik praktis”, kata Alwis.

Kemudian, untuk mendongkrak partisipasi pemilih berbagai langkah telah dilakukan salah satunya dengan menempel stiker ajakan memilih di dinding bus Trans Padang. Sehingga tercapai pemilu badunsanak, sukses aman dan lancar.

“Butuh kerja keras semua lapisan masyarakat untuk mensukseskan Pilkada ini. Kami juga menghimbau warga Kota Padang untuk datang memberikan hak suara pada 27 Juni nanti sehingga Kota Padang benar-benar mendapatkan pemimpin yang baik untuk lima tahun kedepan,” imbaunya.

Pemko Padang optimis dengan menargetkan 75 persen partisipasi pemilih (Setara dengan target Nasional) dan diatas target KPU Kota Padang dengan angka 70 persen.

“Akan tetapi tentunya KPU Kota Padang punya perhitungan tersendiri sehingga mematok angka tersebut. Sekali lagi tentunya ini menjadi tugas kita bersama agar partisipasi pemilih meningkat,” pungkasnya. (bob)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY