20 Juni 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

DPC Partai Gerindra Kabupaten Solok Laksanakan Kurban

SOLOK, KP – Pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah, DPC Partai Gerindra Kabupaten Solok melaksanakan kurban satu ekor sapi di Kantor DPC Gerindra Kabupaten Solok, Jalan Lintas Sumatra KM 10 Cupak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok. Satu ekor sapi kurban tersebut, merupakan sumbangan anggota dewan dari Fraksi Gerindra, para PAC dan pengurus Gerindra lainnya.

Tampak hadir pada acara pemotongan hewan kurban dari Partai Gerindra tersebut antara lain Ketua DPC Gerindra yang juga Ketua DPRD Kabupaten Solok Jon Firman Pandu, Anggota DPRD Kabupupaten Solok dari Gerindra, yakni 

Arlon, Hafni Hafiz, Iskan Novis, Dodi Hendra dan Septrismen. Selain itu juga tampak para pengurus Partai Gerindra lainnya.

“Daging kurban yang sudah kita paket-paket, kita serahkan kepada warga di sekitar kantor Partai Gerindra di Gaduang Dama Cupak ini dan warga yang membutuhkan,” sebut Jon Firman Pandu.

Namun pada pembagian hewan kurban kali ini, pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan sehingga pembagian hewan kurban diantar langsung ke masyarakat yang berhak menerima. “Daging kurban kita bagikan kepada  masyarakat yang terkena dampak Covid-19 dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” tuturnya.

“Dengan berkurban kita dapat berbagi antar sesama, terutama mereka yang berada di sekitar perkantoran kita,” tambahnya.

Sementara anggota DPRD Kabupaten Solok lainnya, Septrismen Sutan Putih mengatakan, dengan adanya DPC Gerindra Kabupaten Solok melaksanakan pemotongan hewan kurban di kantor sendiri, maka mungkin hanya satu-satunya partai di Kabupaten Solok yang menggelar kurban di kantor DPC atau komplek kantor mereka.

Septrismen menambahkan, makna pengorbanan dari momentum Idul Adha sendiri berangkat dari sejarah kurban, di mana Nabi Ibrahim rela mengorbankan anak yang dicintainya, Nabi Ismail untuk disembelih sebagai wujud taat pada Allah SWT. “Untuk kita saat ini, pengorbanan yang dimaksud bisa berupa sesuatu yang dicintai maupun harta yang telah diperoleh untuk dibagikan kepada orang-orang sekitar dengan maksud ibadah kepada Allah,” sebut Septrismen, yang diamini Dodi Hendra dan Hafni Hafiz. (wan)