RATUSAN KADER DIISUKAN KEMBALIKAN KTA Ismunandi Sofyan Duga Ada Penyusupdi Gerindra

BUKITTINGGI, KP – Ratusan kader Partai Gerindra Bukittinggi diisukan mengembalikan Kartu Tanda Anggota (KTA) PartaiGerindra.  Pengembalian ini didasari rasa kecewa terkait adanya SK kepengurusan baru yang muncul tiba-tiba,sedangkan para kader tahu kalau Partai Gerindra dari dulunya merupakan partai kader.

Gejolak yang muncul itu membuat Anggota Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Sumatra Barat (Sumbar), Ismunandi Sofyan yang juga Wakil Ketua DPDGerindra Provinsi Sumbar dan mantan Ketua DPCPartai Gerindra Bukittinggi ituangkat bicara.Ia mengakui pernah mendengar informasi itu dan memaklumi hal tersebut terjadi. 

Menurut Ismunandi Sofyan yang turut didampingi Kepengurusan Partai Gerindra Bukittinggi periodenya,memang ada kekecewaan dari para kader akan proses pembentukan kepengurusan baru DPCPartai Gerindra Bukittinggi yang tidak melalui mekanismenya.Maka memang banyak kader yang mengembalikan KTA, namun mereka juga masih menunggu.Apakah Gerindra masih partai kader atau tidak.

“Tetapi saya tekankan disini,partai Gerindra tidak ada blok-blok, tidak pernah terpecah. Jika ada SK baru dan ditandatangani Ketum dan Sekretaris DPPGerindra berarti itu pengurusan yang sah. Untuk itu, kita mengakui SK Erman Safar dan tidak membantah kepemimpinannya,” ungkap Ismunandi dalam jumpa pers di kantor DPC Gerindra,jalan Sudirman Bukittinggi, Minggu (2/8).

Namun demikian, kekecewaan yang muncul, apakah partai Gerindra bukan partai kader lagi. Ismunandi juga mengakui, sampai saat ini,ia selaku Ketua DPCGerindra Bukittinggi yang lama belum pernah diberi tahu tentang SK baru itu. 

“Sampai hari ini, saya belum pernah diberitahu tentang SK baru itu. Banyak laporan yang timbul, Bukittinggi seolah bergejolak. Namun saya tidak percaya itu. Kami di Gerindra ditekankan dari pimpinan Pak Prabowo, kader Gerindra harus bersikap santun dan menjaga etika kebersamaan. Selama Gerindra di Bukittinggi sejak 2008, kita selalu bersaudara. Tapi dengan kondisi sekarang, mendadak ada SK baru, kepengurusan sudah diganti. Saya sebagai ketua sebelumnya, menilai itu hal yang wajar dan saya ditarik ke provinsi Sumbar sebagai wakil ketua, sehingga ada kekosongan di Bukittinggi,” ungkapnya.

Sebagian besar kader bisa terima kondisi ini, sejak 2008 mereka berjuang untuk partai tanpa digaji, tapi tiba-tiba ada SK kepengurusan baru, sehingga banyak yang kecewa dengan hal ini.

“KSB (Ketua,Sekretaris dan Bendahara) kepengurusan Gerindra Bukittinggisaat ini bukan dari kader Gerindra sebelumnya. Namun saya secara pribadi menilai, Erman Safar korban permainan untuk menghancurkan Gerindra. Sepertinya ada penyusup di Gerindra dan ini sedang diselidiki, sehingga Erman Safar terjebak dalam hal ini. Saya nilai ada indikasi pembusukan dari dalam. Ini akan segera di ungkap, siapa yang memanfaatkan atau bisa saja memperjualbelikan kursi pimpinan partai. Doakan saya, sebelum 17 Agustus hal ini sudah terungkap. Karena pembentukan kepengurusan partai Gerindra baru, setelah dikomunikasikan dengan Ketua BSO Gerindra,Hashim Joyo Hadikusumo, beliau belum pernah mendapat laporan ataupun mengeluarkan SK. Ini tentu jadi pertanyaan,” tegas Ismunandi Sofyan.

Lebih lanjut, Ismunandi mengungkapkan, Erman Safar sudah direkomendasikan partai Gerindra sebagai calon kepala daerah Bukittinggi dan hal itu harus di support karena menjalankan perintah partai.

Kemudian terkait dengan Pencalonan H.Erman Safar sebagai Bakal calon Walikota Bukittinggi yang berkoalisi dengan PKS untuk pilkada Bukittinggi, Ismunandi belum bisa memastikannya. Karena kepastian itu jika telah keluar surat keputusan. “Jadi belum ada kepastian tentang itu. Kita tunggu SK dari DPPGerindra,” ungkap Ismunandi. (eds)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

DI TENGAH PADATNYA AGENDA HARIAN Wako Ramlan Jadi Saksi Pernikahan Fadel dan Dilla

Ming Agu 2 , 2020
BUKITTINGGI, KP – Dalam padatnya agenda yang harus dijalani, Walikota Bukittinggi H. Ramlan Nurmatias selalu menyempatkan diri memenuhi permintaan warga. Sebagaimana halnya pada Sabtu (1/8), Wako Ramlan menjadi saksi pernikahan Zikri Aidilla Syarli yang merupakan putri dari pasangan H. Basyaruddin dan Lili Hasmi beralamat di jalan Cempaka Inkorba, dengan Fadel […]