Ada apa dengan Tiktok?

admin

Oleh : Ade Welly Putra, Mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Andalas

Tiktok sendiri merupakan salah satu platform media sosial yang dapat digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia untuk membagikan konten-konten dalam bentuk video yang menarik dan berdurasi pendek. Produk berbasis internet asal Cina ini diluncurkan pada September 2016 oleh Zhang Yiming, pendiri Toutiao.

Pada awal kemunculannya, di Indonesia sendiri tidak begitu banyak yang tertarik untuk menggunakan media sosial tersebut. Kepopuleran dan fitur yang disuguhkan oleh Instagram dan Snapchat menjadi salah satu faktor pendukung ketidaktertarikan masyarakat saat itu. Masyarakat terutama di Indonesia bahkan sempat meremehkan para konten kreator Tiktok dengan menyebut mereka “Alay”.

Namun, tidak disangka, awal tahun 2020 menjadi “Plot Twist” untuk Tiktok. Beriringan dengan kemunculan pandemi Covid-19 yang bahkan masih berlangsung sampai saat ini menjadikan Tiktok sebagai salah satu media sosial terfavorit. Adanya pembatasan sosial atau berkegiatan hingga Lockdown pada banyaknya negara di dunia, membuat masyarakatnya beralih untuk melakukan aktifitas dengan berselancar di media sosial dan Tiktok berhasil mendapatkan tempat sebagai media aktifitas masyarakat. Dengan pengguna yang terus meningkat setiap harinya, pada Playstore sendiri aplikasi ini sudah di download lebih dari 100 juta kali. Sedangkan, pada Apple Store Tiktok mendapatkan rating sekitar 183 ribu.

Dalam kata lain, saat ini masyarakat sudah mendapatkan kesenangan dalam mengoperasikan aplikasi ini. Tak hanya menyajikan video untuk menghibur, Tiktok juga dijadikan media untuk menyebar video yang bersifat edukatif dan informatif. Banyak para konten kreator Tiktok saat ini membuat video-video mengenai “Life Hacks”, eksperimen terhadap suatu benda, bahkan memasak.

Tak hanya pelajar, Tiktok berhasil menembus batas sosial. Karyawan, ibu rumah tangga, artis bahkan Polisi dan Dokter pun juga turut berpartisipasi dalam menggunakan aplikasi ini. Konten-konten pada Tiktok dengan mudah membuming karena para konten kreator banyak menyelipkan tantangan pada video tersebut. Seperti menari, bernyanyi dengan berduet, adu akting dan lain-lain.

Pada dasarnya setiap media sosial memiliki keunggulannya masing-masing dalam memuaskan para penggunanya dan saat ini tidak bisa dipungkiri menjadi tahun kejayaan untuk Tiktok. Tentunya, ada hal yang tetap harus jadi bahan perhatian. Media sosial bersifat luas dan menyeluruh sehingga hal ini menjadikan para penggunanya adalah sebagai penanggung jawab atas pengaruh yang diberikan oleh media sosial tersebut kepada dirinya. Untuk itu, para orang tua yang memiliki anak dibawah umur tetaplah harus mengawasi penggunaan media sosial pada si kecil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

HADIRI RAPAT NOTA KESEPAKATAN KUA PPAS PERUBAHAN TAHUN ANGGARAN 2020 Bupati Gusmal Harapkan Program Prioritas Dapat Terlaksana

SOLOK, KP – Bupati Solok H. Gusmal, menghadiri Rapat Nota Kesepakatan KUA PPAS Perubahan tahun anggaran 2020, di Rapat utama Kantor DPRD Kabupaten Solok, Senin (3/8). Rapat Paripurna dengan agenda utama Penyampaian Laporan Banggar terhadap hasil Pembahasan KUA PPAS Perubahan tahun anggaran 2020 dan Penandatanganan Nota Kesepakatan KUA PPAS Perubahan Tahun anggaran […]