21 Juni 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Jangan Anggap Enteng Corona

PANDEMI virus corona (covid-19) sama sekali belum reda. Serangannya bisa jadi makin mengkhawatirkan. Korbannya terus berjatuhan. Bahkan di Sumbar muncul cluster baru. Karyawan pemerintah dan swasta tampaknya mulai jadi korban serangan virus tak kelihatan tapi menyakitkan sampai mematikan itu.

Sejak mulai ramai diberitakan Januari 2020 hingga kini sudah lebih tujuh bulan kita bertempur dengan corona dan selama itu sudah banyak terjadi hal-hal extraordinary. Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) besar-besaran, kondisi ekonomi mengkhawatirkan, tenaga kesehatan berjibaku melayani pasien corona, rumah ibadah ‘ditutup’, hingga ibadah haji yang dilaksanakan dengan sangat terbatas. Pendidikan pun setengah lumpuh.

Keganasan corona tak pandang bulu, negara miskin, negara berkembang, hingga negara adidaya sekalipun dibuat tak berdaya. Hingga kini obat corona belum kunjung ditemukan meski ada secercah harapan dengan vaksin yang kini dalam tahap uji klinis tahap tiga.

Selama obat belum ada dan vaksin belum ditemukan, setiap hari kita akan terus menerima informasi tentang jumlah pasien positif dan dan yang meninggal setiap saat. Yang cukup melegakan, pasien sembuh juga terus bertambah. Mereka sembuh tanpa obat karena obat dan vaksinnya belum ditemukan. Kenapa bisa? Kita kembalikan saja pada yang satu, Allah SWT, Yang Maha Berkuasa.

Tak usah menghitung-hitung kapan pandemi ini akan berakhir karena tak ada yang bisa menjawabnya dengan pasti. Namun ada baiknya juga pandemi ini dijadikan refleksi untuk berkaca diri, terutama bagi kita umat beragama.

Semakin ramai kerumunan, corona makin gembira. Semakin sunyi kehidupan, corona pun tak beraksi. Lihat saja petani di pedalaman,mereka asyik dengan kerjanya dan tak tersentuh makhluk ajaib tersebut. Boleh jadi hasil tani di Sumbar tak pernah menyusut. Bahkan peternak banyak yang tersenyum. Terbukti dengan transaksi Rp700 miliar pada lebaran Idul Adha kali ini. Banggalah peternak karena di saat pandemi masih mampu meraih pendapatan yang luar biasa banyaknya. Allah memudahkan rezeki umatnya yang beriman dan bekerja keras.

Begitulah, kehidupan di masa pandemi ini terus kita lalui. Apakah mungkin kehidupan kembali membaik? Atau ini tanda-tanda akhir zaman?Mari kita jawab saja dengan amal sosial dan hidup beraktivitas di jalan yang diridhai Allah SWT. Semoga. *