20 Juni 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Susun Ranperda BUMD, DPRD Sumut Belajar ke Sumbar

PADANG, KP – Badan pembentukan peraturan daerah (Bapemperda) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatra Utara (Sumut) studi banding ke DPRD Sumbar, Senin (3/8), terkait penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Pada acara yang berlangsung di ruang khusus dua gedung tersebut, DPRD Sumut disambut Komisi III DPRD Sumbar.

Ketua Komisi III DPRD Sumbar Afrizal didampingi Wakil Ketua Ali Tanjung mengatakansetiap Ranperda yang masuk dalam Prolegda mesti dibahas optimal untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat. Terkait BUMD kata Afrizal, mesti dikelola direksi yang menguasai peraturan dan bisa diandalkan dalam memberikan deviden kepada pemerintah daerah. Kalau tidak mampu berkontribusi keuntungan, lebih baik berhenti saja mengelola perusahaan daerah. Di samping itu Sumbar memiliki enam BUMD. “

BUMD yang memberi deviden Bank Nagari Rp 86 miliar, Askrida Rp15 miliar, Jamkrida Rp 2  miliar setiap tahun kepada pemerintah daerah,” ujarnya.

Sementara Ketua Bapemperda DPRD Provinsi SumutSubandi mengatakan Sumut memiliki 7 BUMD, cuma satu yang sehat yaitu PT Bank Sumut. “Sementara PDAM Tirta Adi, PT Dirga Surya, PT Perkembunan Sumut, PT Pembangunan Sumut, PT Aneka Jasa dan Industri dalam kondisi sakit,” ujar Subandi. (fai)