19 April 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

LEDAKAN DAHSYAT GUNCANG BEIRUT

LEDAKAN dasyat mengguncang kawasan pelabuhan di ibukota Libanon, Beirut, Selasa malam WIB (4/8). Setidaknya 100 orang tewas dan lebih dari 4.000 orang terluka akibat ledakan yang terjadi sekitar pukul 18.00 waktu setempat tersebut. Pihak berwenang Lebanon menuturkan, korban tewas dan terluka masih dapat terus bertambah menyusul evakuasi dan penyelamatan masih berlangsung. Ledakan terdengar bersamaan dengan gelombang asap berbentuk jamur yang langsung menyapu wilayah sekitar sumber ledakan hingga puluhan kilometer. Ledakan bahkan terdengar hingga Nicosia yang terletak di bagian timur Pulau Siprus yang berjarak 240 kilometer dari asal ledakan. Ledakan juga memicu gempa lokal dengan magnitudo 3.5. Menurut Kepala Badan Keamanan Libanon, Abbas Ibrahim, ledakan itu diduga kuat berasal dari sebuah gudang yang menyimpan bahan amonium nitrat yang berdaya ledak tinggi. Bahan kimia itu disita dari sebuah kapal beberapa tahun lalu. Pasca kejadian, seluruh WNI di Lebanon dilaporkan dalam keadaan aman. Total WNI di Lebanon berjumlah 1.447 WNI. Sebanyak 1.234 di antaranya adalah Kontingen Garuda. Sisanya, 213 orang merupakan WNI sipil, termasuk keluarga KBRI dan mahasiswa.