9 Mei 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Randang dan Dendeng Mendominasi Pengiriman Paket Lebaran

PAYAKUMBUH, KP- Pengiriman paket di Luak Limopuluah (Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota) mengalami peningkatan beberapa hari pasca Lebaran Idul Adha atau Lebaran Kurban.

Randang dan daging masih mendominasi pengiriman paket itu, baik di Konter TIKI di Jalan Tan Malakan Kelurahan Bunian muapun di jasa pengiriman JNE.

Pengiriman paket Randang dan dendeng serta makanan khas Payakumbuh itu diperkirakan akan terus terjadi hingga akhir pekan ini.

Pengiriman randang dan dendeng menjadi kebiasaan yang terus dilakukan warga saat momen Idul Adha, mereka saling berbagi randang, dendeng dan makanan khas lainnya bagi anak dan sanak saudara mereka yang ada di perantauan.

Seperti yang diungkapkan Yusnita (50), warga Suliki Kabupaten Limapuluh Kota. Ia mengaku rutin mengirimkan randang buat saudaranya yang berada di Jakarta. Hal itu dilakukan agar kerinduan saudaranya terhadap kampung halaman bisa terobati dengan memakan randang yang ia masak sendiri.

“Iya, saya tiap tahun, terutamanya pada momen lebaran Idul Adha yang juga dilakukan penyembelihan hewan kurban, selalu mengirimkan randang buat saudara yang berada di Jakarta. Mudah-mudahan Rendang yang saya masak sendiri bisa mengobati kerinduan mereka pada kampung halaman,” sebutnya, Rabu (5/8) di Jasa Pengiriman barang/paket TIKI di kawasan Bunian Payakumbuh .

Hal yang sama juga diungkapkan Ita, wanita yang mengaku warga Kota Payakumbuh itu juga menyebut memanfaatkan moment lebaran Idul Adha untuk saling berbagi dengan anaknya yang berada di rantau.

“Tiap lebaran Idul Adha saya selalu mengirimkan randang ataupun dendeng buat anak saya yang berada di rantau,”ujarnya.

Sementara Vonny (30 tahun) pemilik jasa pengiriman TIKI di Kelurahan Bunian menyebutkan peningakatan warga yang memanfaatkan jasa pengiriman untuk mengirimkan randang ataupun dendeng memang meningkat pasca Lebaran Idul Adha, peningkatan itu bahkan mencapai 100 orang perharinya.

“Jika pada hari biasanya warga yang memanfaatkan jasa pengiriman barang hanya mencapai belasan orang, namun pasca Lebaran Idul Adha mencapai 100 orangperhari. Kondisi tersebut akan terus berlanjut hingga beberapa hari kedepan,” sebut Vonny diamini Putri, salah seorang karyawannya.

Vonny menambahkan, paket/barang yang dikiirmkan warga sejak beberapa hari terakhir memang msaih didominasi Rendang dan Dendeng serta makanan khas lainnya.

“Untuk yang dikirimkan memang didominasi randang dan dendeng karena momen Idul Adha, dengan daerah tujuan Pulau Jawa, Batam, Kalimantan bahkan sampai ke Sulawesi,” tutupnya. (dst)