18 Mei 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Target 9 Juta KPM, BST Kemensos RI Diperpanjang Hingga Akhir Tahun

PADANGPANJANG, KP – Walikota Padangpanjang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Syahdanur, mengikuti kegiatan video conference rapat koordinasi (rakor) sosialisasi Bansos Tunai gelombang kedua dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia di VIP Balaikota, Selasa (4/8). Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Sosial PPKBP3A Kota Padangpanjang, Osman Bin Nur dan Kepala BPKD, Winarno.

Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin (Dirjen PFM) Kementerian Sosial (Kemensos), Asep Sasa Purnama mengatakan, Bantuan Sosial Tunai (BST) gelombang kedua itu akan diperpanjang mulai dari Juli-Desember tahun ini dengan target 9 Juta KPM (Keluarga Penerima Manfaat).

“Karena penyaluran BST gelombang pertama telah selesai yang dimulai pada April hingga Juni kemarin, maka Presiden menginstruksikan kepada kami untuk tetap melanjutkan program ini tentu dengan beberapa penyesuaian. Seperti, kalau pada gelombang pertama jumlahnya Rp 600 ribu per bulan, maka untuk gelombang kedua ini hanya tiga ratus ribu per bulannya,” ungkapnya.

Beliau berharap, pada gelombang kedua ini target 9 juta KPM bisa tercapai dan kepada semua Pemerintah Kab/Kota di seluruh Indonesia dapat mendukung dan mensosialisasikan program tersebut. “Setiap Dinas Sosial di kabupaten/kota agar dapat menyiapkan segala bentuk administrasi yang diperlukan,” ujarnya.

Sementara Walikota Padangpanjang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Syahdanur, berharap penyaluran BST gelombang kedua dari Kemensos RI itu dapat berjalan dengan aman dan lancar. “Ini sudah bisa menjawab pertanyaan dari masyarakat kita yang selama ini mungkin sering menanyakan kepada kita kapan kelanjutan dari penyaluran BST gelombang kedua. Mudah-mudahan dengan adanya penjelasan dari Kemensos, kita bisa segera mensosialisasikan kepada masyarakat bahwasanya pencairan gelombang kedua dari BST ini akan segera dicairkan Kemensos RI,” ucapnya.

Sedangkan untuk data penerima BST gelombang kedua sendiri, Pemko Padangpanjang akan melanjutkan data yang telah diverifikasi Dinas Sosial. (sup)