19 April 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Antara Menggenggam Dunia dan Digenggam Dunia

Alhamdulillah, segala puji kita haturkan kehadirat Allah Subhanahu wata’ala. Salawat dan salam semoga tercurah buat junjungan kita, Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wasallam.

Menggenggam dunia maksudnya adalah bisa menjadikan dunia dibawah keinginannya. Sedangkan digenggam dunia, kemasyhuran dunia yang mengatur hidupnya, kemewahan, gelar ilmu, kekuasaan, kecantikan, mereka tenggelam dalam itu dan berhabis-habisan untuk itu.

Orang yang menggenggam dunia mampu menjadikan dunia tunduk, hingga tidak diperbudak oleh dunia, mampu menggunakan pemikiran, akal sehat, nurani bersih untuk penyelamat jangka pendek sekaligus jangka panjang. Dapat memisahkan antara yang baik dan yang buruk.

Dua orang, punya uang yang sama, orang pertama membeli sekavling tanah kecil di pinggir desa. Sedangkan seorang lagi menyewa rumah bagus, membeli kendaraan yang bergengsi. Sekavling tanah di ujung desa berubah dengan adanya pelebaran jalan. Tanahnya berubah menjadi tanah strategis, tidak menghabiskan uang untuk kontrak rumah. Sedikit demi sedikit rumahnya menjadi rumah yang layak huni.

Sementara orang yang kedua, memang tinggal di rumah bagus dengan segala kelebihan, punya kendaraan, habis kontrakan harus pindah sementara kendaraan yang dibeli sudah reot.

Star pertamanya sama, sama-sama punya uang yang sama banyak, beberapa tahun kemudian jadi berbeda, yang satu tinggal di rumah sendiri, sedangkan yang satu lagi tak tahu kemana tinggal lagi karena kontrak sudah habis dan kendaraan sudah reot.

Banyak contoh yang dapat dilihat, antara orang yang menggenggam dunia dan digenggam dunia. Orang yang menggenggam dunia bisa mengatur dunia sesuka hatinya. Orang yang digenggam dunia, dunialah yang mengatur hidupnya.

Orang Minang dahulu mengatakan rancak dilabuah,orang sekarang mangatakan penampilan. Tong kosong nyaring bunyinya. Biasanya orang tipe ini menggunakan penampilan untuk memikat orang lain agar tertarik dengan penampilan dan cara-caranya. Orang yang tipe ini merugikan orang lain, menipu dan lain sebagainya.

Orang yang menggenggam dunia tak hirau dengan dunia, tak butuh dengan penampilan, tapi selangkah demi selangkah berjalan tangguh menuai keberhasilan tanpa terganggu arah dan tujuan dengan hal-hal lain.

Orang yang menggenggam dunia biasanya berhasil, orang yang digenggam dunia pada umumnya terkapar, terbating dan susah untuk maju secara sempurna.

Kalau kail panjang sejengkal, jangan lautan hendak di duga. Ketahui panjang kail, dan ditempat mana kita bisa mengail yang sesuai dengan panjang kail itu, disitu baru bisa berhasil. Jangan orang mengail, kita ikut pula mengail tanpa mengetahui dimana harus memancing, umpan apa yang harus dipakai, kail ukuran apa yang harus dipakai dalam memancing. Mudah-mudahan kita bisa menggenggam dunia, bukan digenggam dan dibantingoleh dunia. Semoga. *