PAKAR EPIDEMIOLOGI UNAND: Sumbar Masuk Gelombang Kedua Covid-19

admin

PADANG, KP – Pakar epidemologi Universitas Andalas (Unand) PadangDefriman Djafri meyebut pandemi virus corona (covid-19) di Sumbarsaat ini telah memasuki gelombang kedua. Sebab, angka positif terus bertambah dan penularan semakin tinggi.

Defriman menilaigelombang pertama sudah reda usai Hari Raya Idul Fitrisekitar Bulan Juni lalu. Bahkan, penambahan kasus positif saat itu sempat berada di bawah angka 10 orang. Namun saat mendekati dan usai Idul Adha, kasus positif Corona di Sumbar tercatat sudah mencapai angka seribuan lebih.

“Kalau kita bicara kurva, ini sudah membentuk gelombang yang baru, masuk gelombang kedua,” ujarnya dikutip dari langgam.id, Kamis (6/8).

Dijelaskannya, peningkatan kasus Corona di Sumbar sejak momen Hari Raya Idul Adha merupakan konsekuensi yang harus diterima dan dipertanggungjawabkan oleh Pemprov Sumbar. Soalnya, sebelum Idul Adha, Gubernur Sumbar pernah membuat statemen mempersilakan perantau pulang kampung sebagai ganti momen mudik Idul Fitri.

Statemen tersebut membuat gelombang orang datang ke Sumbar dari luar daerah termasuk dari daerah zona merah dan membawa kasus impor. Kasus impor tersebut kini telah menciptakan klaster baru di kantor-kantor pemerintah, BUMN dan BUMD.

“Ketika keran pintu masuk sudah dibuka lebar oleh pemerintah, artinya Sumbar harus siap berpacu untuk melakukan testing, tracing dan isolasi,” ungkapnya.

Jika tidak dilakukan, tegas Defriman, maka penularan akan semakin meluas. Orang Tanpa Gejala (OTG) akan terus menularkan Covid-19 bila petugas terlambat melakukan tracing.

“Jadi ketika berani mengimbau perantau untuk pulang kampung, harus berpacu tracing dan testing secara masif. Itu resiko yang sudah diambil pemerintah,” jelasnya.

Bertambah 32 Positif dari 5 Kota dan Kabupaten

Diketahui, pada Kamis (6/8) kasus positif Covid-19 di Sumbar bertambah sebanyak 32 orang sebagaimana dirilis Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Jasman Rizal. Pertambahan tersebut berasal dari lima kota dan kabupaten di Sumbar.

“Hasil pemeriksaan sample spesimen hari Rabu yang dikirimkan oleh penanggung jawabnya Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc ke kami pada hari Kamis 06 Agustus 2020 pukul 05.00 WIB, terperiksa sebanyak 1.986 sampel. Lab Fakultas Kedokteran UNAND 1.906 spesimen dan Lab Veterenir Baso Agam 80 spesimen,” kata Jasman, kemarin.

Daru pemeriksaan itu, menurutnya, ditemukan 32 sampel terkonfirmasi positif (1,61 persen) dan sembuh 10 orang. “Pertambahan positif tersebut berasal dari kiriman sampel dari berbagai fasilitas kesehatan Kota Padang, terkonfirmasi positif sebanyak 11 orang, Kota Solok 6 orang, Kabupaten Solok 2 orang, Kabupaten Agam 7 orang dan Kota Sawahlunto 6 orang,” tuturnya.

Jasman mengatakan, total sementara kasus Konfirmasi Positif di Sumbar sampai hari ini adalah: 1.038 orang. Dari jumlah itu, sudah sembuh 786 orang (75,72 persen), meninggal dunia 34 orang (3,29 persen) serta dirawat dan Isolasi 212 orang (20,53 persen).

Sebagai informasi, menurutnya, semua sampel tersebut adalah hasil proses tracing dari warga yang sebelumnya positif. Semua yang terpapar adalah Orang Tanpa Gejala (OTG) yang kalau dengan istilah baru dinamakan Suspek. “Untuk keterangan lebih rinci dan jika ada perkembangan dan penyesuaian data lebih lanjut, nanti sore kami perbaiki dan umumkan di website resmi pemprov Sumbar, yaitu di https://www.sumbarprov.go.id/,” ujarnya. (lgm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

LIGA CHAMPIONS Manchester City vs Real Madrid, Sabtu (8/8) - 02.00 WIB - Live SCTV Habis-habisan

MANCHESTER, KP – Liga Champions Eropa kembali dipentaskan setelah sempat terhenti akibat pandemi covid-19. Dua tim raksasa, Manchester City akan berhadapan dengan Real Madrid di leg kedua babak 16 besar, Sabtu dinihari WIB nanti (8/8). City sudah mengantongi modal berharga. Namun, Madrid siap berjuang habis-habisan untuk membalikkan keadaan.Tim yang lolos […]