18 Mei 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

ASN Pasangan Suami-Istri Dinyatakan Positif Covid-19

SIMPANGEMPAT, KP – Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) dinyatakan keluar dari posisi zero kasus Covid-19 setelah adanya dua orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasbar itu yang dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil uji swab.

Kedua orang ASN itu berinisial SP yang bertugas di Bagian Pemerintah Nagari (Pemnag) Sekretariat Daerah (Setda) Pasbar dan CBR berdinas di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pasbar.

Keduanya diketahui melakukan perjalanan dari Pasbar ke Provinsi Aceh dan mereka merupakan pasangan suami-istri.

Pasangan suami-istri ini merupakan pelaku perjalanan yang melakukan perjalanan dari Lhokseumawe ke Medan dengan menggunakan transportasi bus pada tanggal 2 Agustus 2020.Kemudian selanjutnya dari Medan ke Padang naik pesawat pada tanggal yang sama.

Bupati Pasbar, Yulianto didampingi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) pada acara jumpa pers, Jumat (7/8) sore membenarkan informasi tersebut, karena memang berdasarkan hasil swab keduanya dinyatakan positif Covid-19.

“Hasil swab dari labor Unand Padang menyatakan keduanya positif Covid-19. Dan hari ini (kemarin-red) juga rencananya akan kita evakuasi ke Padang,”katanya di Simpangempat.

Bupati Yulianto menjelaskan, tim gugus tugas telah melakukan screening terhadap kekuarga dan rekan kerjanya sebagai langkah pencegahan awal.

“Sudah ada sebanyak 90 orang yang dinyatakan kontak dengan beliau, besok akan dilakukan swab dan kita anjurkan untuk isolasi mandiri,” lanjutnya.

Kemudianbupati menegaskan, untuk pegawai di lingkungan Bagian Pemnag dan Bappeda akan dilakukan tes swab massal pada Sabtu (8/8) besok.”Untuk perjalanan dinas luar pegawai kedepannya akan dilakukan pembahasan,” ujarnya.

Terkakhir, Bupati Pasbar Yulianto mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu mengikuti protokol kesehatan Covid-19.

“Tetap ikuti protokol Covid-19. Kedepan untuk kegiatan keramaian akan kita kaji ulang kembali,” pungkasnya mengakhiri. (rom)