18 Mei 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

BUKA SOSIALISASI DAN SINKRONISASI ANTARA LKAAM DAN KAN, Bupati Gusmal Berharap Lembaga Adat di Setiap Nagari Diaktifkan Kembali

SOLOK, KP – Bupati Solok H. Gusmal, membuka acara sosialisasi dan sinkronisasi antara LKAAM dan KAN di Nagari se-Kabupaten Solok, di Guest House Arosuka, Sabtu (8/8).Tampak hadir pada acara tersebut Askoor Bidang Ekbangkesra Medison, Kadis Pariwisata Nasripul Romika, Kadis DPMN Feris Novel, jajaran pengurus LKAAM Kabupaten Solok, peserta pengurus LKAAM kecamatan dan KAN nagari se-Kabupaten Solok.

Ketua LKAAM Kabupaten Solok H. Gusmal, meminta agar ninik mamak harus memahami dan mengerti seluk beluk yang ada di nagari dan segala tentang adat sabatang panjang dan adat salingka nagari. “Perwakilan ninik mamak di BPN perlu ditingkatkan dan perwakilan cadiak pandai di nagari diharapkan dari niniak mamak. Dan perlu peningkatan kapasitas pemangku adat di nagari dalam memperkuat perannya dalam nagari,” sebut Bupati.

Sementara tentang anggaran LKAAM/KAN lanjutnya, akan diatur dalam Perbup untuk tahun 2021. Di mana peran ninik mamak melalui perwakilan ninik mamak pada BPN lebih ditingkatkan lagi untuk ke depannya. Bupati juga berharap agar Lembaga adat nagari tetap aktif/diaktifkan kembali di setiap nagari dan tidak mati suri. “Banyaknya lembaga adat yang bermunculan untuk mendampingi lembaga KAN/LKAAM, maka untuk itu perlu ninik mamak meningkatkan eksistensi pemahaman tentang adat,” ulasnya.

Lebih lanjut disampaikannya, sinkronisasi antara ninik mamak dengan bundo kanduang dalam melaksanakan tugasnya perlu ditingkatkan dan akan dipercepat tentang pembuatan Perda tentang nagari. “KAN dapat dilibatkan dalam pemilihan walinagari dan untuk membantu proses pemilihannya,” sebutnya.

Terakhir dia mengungkapkan, sedangkan anggaran di nagari untuk KAN pada saat ini terkendala karena Covid-19. (wan)