21 Juni 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

JAM GADANG PALING FAVORIT Kunjungan Wisatawan ke Bukittinggi Terus Membludak

BUKITTINGGI, KP – Kunjungan wisatawan ke Kota wisata Bukittinggi di era New Normal, khusus untuk objek wisata tidak berbayar seperti Pedesterian Jam Gadang, diakui selalu membludak. Namun untuk objek wisata berbayar, tingkat kunjungan baru sekitar 70 persen dibandingkan sebelum terjadinya wabah Covid-19. Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Bukittinggi, H Supadria kepada KORAN PADANG, Minggu (9/8)

Dijelaskannya, semenjak Walikota Bukittinggi menyatakan lepas dari PSBB Provinsi Sumatra Barat dalam rangka membangkitkan kembali perekonomian masyarakat Bukittinggi yang terpuruk karena Pandemi Covid-19. Kota Bukittinggi sebagai kota wisata yang perekonomian masyarakatnya sangat tergantung dengan tingkat kunjungan, kembali secara bertahap ramai dikunjungi wisatawan. Baik itu wisatawan lokal Sumbar, Nusantara maupun Mancanegara.

“Akhir-akhir ini Bukittinggi memang kembali ramai dikunjungi, namun keramaian kunjungan itu berada di objek wisata tidak berbayar, seperti seputaran Pedestrian Jam Gadang. Pedesterian Jam Gadang memang terlihat selalu ramai setiap harinya,” kata Supadria.

Tetapi untuk objek wisata berbayar seperti Taman Panorama Lubang Japang dan TMSBK lanjutnya, tingkat kunjungan baru sekitar 70 persen. “Walaupun 70 persen, setidaknya kita sudah dapat kembali memberikan pemasukan ke daerah di masa New Normal ini. Dan kondisi itu tentu kita harapkan semakin membaik dan semakin normal tingkat kunjungan ke objek wisata berbayar ini,” ujar Supadria.

Kemudian jelasnya, walaupun yang ramai itu objek wisata tidak berbayar seperti Pedestrian jam Gadang, setidaknya telah dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. ”Pedagang kecil di seputaran Jam Gadang kembali menggeliat, hotel dan penginapan kembali mulai menerima tamu, dan Bukittinggi di kala malam hari kembali hidup. Diharapkan suasana yang betul-betul normal akan dapat terwujud dalam waktu dekat ini,” harapnya.

Di balik suasana New Normal, H. Supadria selaku Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga juga mengimbau kepada pengunjung Kota Bukittinggi. Di mana Bukittinggi sebagai kota wisata yang ditetapkan sebagai kawasan wajib memakai masker, dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Diminta kepada pengunjung Kota Bukittinggi untuk mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Selalu cuci tangan di tempat-tempat yang telah disediakan di berbagai objek wisata, memakai masker dan selalu menjaga jarak,” harap Supadria. (eds)