18 April 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Kasus Positif Covid-19 di Kota Solok Bertambah Menjadi 14

SOLOK, KP – Kota Solok kembali mendapat penambahan kasus terkonfirmasi Positif Covid-19, sebanyak 14 kasus. Sehingga total terdapat 48 kasus positif Covid-19, dan hanya baru 8 sementara yang dinyatakan sembuh. Untuk wilayah Kecamatan Lubuk Sikarah yang sebelumnya 20 orang menjadi 23 orang kasus, bertambah 3 yakni masing-masing 1 orang di Kelurahan IX Korong, Aro IV Korong dan Simpang Rumbio.

Sedangkan untuk wilayah Kecamatan Tanjung Harapan yang sebelumnya 9 orang menjadi 20 orang dengan penambahan 11 orang yang tersebar pada, 2 orang Kelurahan Koto Panjang, 2 orang Kelurahan PPA, 4 orang Kelurahan Nan Balimo, dan 3 orang Kelurahan Kampung Jawa.

Sekretaris Gugus Tugas Covid-19, Sekda Kota Solok Syaiful mengatakan, pada Kamis dan Jumat (5-6/8) telah dilakukan pengiriman 250 sampel swab tes oleh Posko Banda Panduang ke Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang. “Berdasarkan laporan pemeriksaan yang kami terima, dari 250 sampel yang dikirim, telah keluar hasil pemeriksaannya sebanyak 248 sampel, dan 2 sampel di antaranya masih belum keluar,” katanya, Minggu (9/8).

Dari 248 sampel yang keluar tersebut lanjutnya, 15 sampel di antaranya dinyatakan terkonfirmasi Positif Covid-19. Terkait 15 sampel tersebut, 1 di antaranya merupakan warga Kabupaten Solok. Adapun 14 orang penambahan kasus terkonfirmasi positif warga Kota Solok, yakni AY (21 tahun) warga Sariak Alahan Tigo Hiliran Gumanti, namun sehari-hari sebagai Gharin Mesjid Al Ikhlas Kelurahan Koto Panjang (pasien 30). Kemudian Yb (70 tahun), warga Kelurahan Kampung Jawa (pasien 31).

Selanjutnya KH (39 tahun) ASN Dinas Perdagangan Koperasi UKM Kota Solok, warga Jalan Manunggal Aia Mati, Kelurahan PPA (pasien 32). DW (30 tahun) ASN Dinas Kesehatan Kota Solok, warga Gelanggang Betung Kelurahan Nan Balimo (pasien 33). ED (30 tahun) ASN Dinas Kesehatan Kota Solok, warga Tembok, Kelurahan Nan Balimo (pasien 34). Nd (54 tahun) warga Kelurahan IX Korong (pasien 35). MAA (17 tahun), warga Benteng Perumnas Nusa Indah IV, Kelurahan Nan Balimo (pasien 36). DN (37 tahun) ASN Dinas Kesehatan Kota Solok, warga Jalan Zahlul, Kebesaran Batu Gadang, Kelurahan Aro IV Korong (pasien 37).

Berikutnya M (42 tahun) warga Jalan Mukhtar Kelurahan Nan Balimo (pasien 38). S (47 tahun), warga cindua mato, Kelurahan PPA (pasien 39). Nb (50 tahun), warga Destamar IV 03/06 Kelurahan Kampung Jawa (pasien 40). Z (42 tahun), ASN BKD Kota Solok, warga Tembok Raya, Kelurahan Kampung Jawa (pasien 41). SA (26 tahun) ASN Dinas Kesehatan Kota Solok, warga jalan yos Sudarso, Kelurahan Kampung Jawa (pasien 42). Yr (54 tahun), ASN Dinas Kesehatan Kota Solok, warga Mangga Raya, Kelurahan Simpang Rumbio (pasien 43).

Terkait penambahan kasus tersebut, tim surveilans terus melakukan tracing dan tracking serta pengambilan tes swab, guna menelusuri kontak erat para pasien terkonfirmasi tersebut. “Melihat kondisi ini, kami atas nama Gugus Tugas tidak bosan-bosannya meminta kepada masyarakat agar disiplin menjalani protokol kesehatan untuk mengatasi perkembangan Covid-19,” katanya. (van)