14 April 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Giatkan Tradisi “Buru Mancik” Basmi Hama Sawah

PARIAMAN, KP – Pemerintah Desa Toboh Palabah, Kecamatan Pariaman Selatan dengan melibatkan kelompok tani kembali menggiatkan tradisi berburu tikus di salah satu lahan persawahan.

Kepala desa setempat Sudirman mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan hasil produksi petani sawah yang terancam akibat hama tikus.

“Untuk itulah kita kembali menghidupkan kembali tradisi lama ini yakninya “Baburu Mancik” (Berburu Hama Tikus) yang melibatkan kelompok tani, serta masyarakat setempat,”ujarnya, kemarin.

Kegiatan ini langsung diapresiasi Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pariaman yang dikepalai Dasril dan UPT BPP Pertanian bersama penyuluh, yang dikepalai Mulyadi, yang ikut terlibat langsung dalam pemusnahan hama tikus tersebut.

Kades Toboh Palabah, Sudirman Harunmenuturkan, hal ini merupakan langkah efektif dengan melibatkan para petani untuk membantu mengendalikan hama tikus dengan menggunakan alat pembasmi tikus.

“Setiap satu ekor tikus yang didapat petani kita hargai senilai Rp2.500, yang kita anggarkan melalui APB-Desa, sehingga hal ini memacu para peserta buru tikus untuk berlomba-lomba mendapatkan tikus yang banyak,” ujar Sudirman Harun.

Disela-sela kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pariaman, Dasril mengatakan, kegiatan pemberantasan hama tikus ini dilaksanakan pada masa akan turun sawah atau sebelum para petani melaksanakan penanaman padi di sawah.Hal itu guna memotivasi bagi para petani supaya hasil panennya bisa meningkat dari panen yang lalu.

Ia juga menghimbau bagi desa-desa lain untuk ikut juga memprogramkan berburu hama tikus ini, serta mulai melakukan tanam serentak usai pemusnahan hama tikus ini agar hama tersebut tak berjangkit kembali menyerang lahan sawah milik para petani.(war/mc)