9 Mei 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

PILKADA PASBAR Maryanto – Yulisman Resmi Diusung Gerindra dan PBB

SIMPANGEMPAT, KP – Maryanto yang merupakan putra asli Pasaman Barat (Pasbar) kelahiran Kasiak Putiah, Kecamatan Sungai Aur, 15 Oktober 1963 silam resmi diusung Partai gerindra dan PBB sebagai bakal calon Bupati Pasbar pada Pilkada Serentak 2020. Ia berpasangan dengan tokoh masyarakat Kecamatan Kinali, Yulisman yang telah matang pengalaman di legislatif.

Maryanto memulai karir mulai dari jabatan terendah hingga hingga akhirnya dipercaya sebagai Pemimpin Divisi Manajemen Risiko Bank Nagari sejak tahun 2017 lalu.Kini, ia menyatakan niatnya untuk maju dalam Pilkada Pasbar.

Semangatnya untuk maju sebagai calon bupati terlihat dengan mendaftarke beberapa partai politik hingga akhirnya dipercaya dan diberikan mandat oleh Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Mandat dan rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra itu diserahkan melalui Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Sumbar Andre Rosiadekepada Maryanto pada penghujung Bulan Juli lalu. Selain Gerindra, pasangan Maryanto – Yulisman juga diusung oleh Partai Bulan Bintang (PBB).

Sebelumnya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) juga digadang-gadang bakal ikut mengusung pasangan ini. Namun akhirnya rekomendasi DPP PKB diberikan kepada salah satu anggota Dewan Syuro PKB Ustad Samidas.

Maryanto saat dihubungi KORAN PADANG, Minggu (9/8) membenarkan bahwa dirinya bersama Yulisman telah mendapatrekomendasi dari dua partai, yakni Gerindra dan PBB.

“Untuk syarat maju sebagai pasangan calon alhamdulillah telah kita dapatkan, yakni 20 persen dari total kursi DPRD yaitu sebanyak 8 kursi,” katanya. Adapun delapan kursi itu diperoleh dari partai Gerindra sebanyak 7 kursi dan dari partai PBB sebanyak 1 kursi.

“Tentu dengan telah kita terimanya rekomendasi inikita semakin kuat untuk berjuang di tengah-tengah masyarakat. Aspirasi masyarakat itu kita jemput dan perjuangkan nantinya,” ujarnya.

Dia menambahkan, selama ini dirinya juga sudah turun ke masyarakat sekaligus menyampaikan maksud dan tujuan dirinya untuk maju sebagai calon bupati.

“Sudah ada beberapa aspirasi masyarakat yang kita terima dan akan kita jadikan ‘PR’ untuk kita selesaikan dengan segera nantinya apabila kita dipercaya oleh rakyat untuk memimpin nagari Tuah Basamo ini,” lanjut Maryanto.

Meski telah menyatakan berkoalisi dengan PBB, bukan berarti tertutup bagi partai lain untuk ikut bergabung dalam gerbong koalisi.”Kita tetap membuka diri apabila masih ada partai lainnya yang akan bergabung untuk berkoalisi dengan Gerindra dan mendukung kami. Akan tetapi apabila tidak ada, kita juga sudah cukup kursi untuk maju,” tandasnya.

Berikut riwayat karir Maryanto yang mulai bekerja di Bank Nagari pada tahun 1984 dan terus mendapat amanah untuk menempati beberapa jabatan strategis, di antaranya Pemimpin Seksi Kredit Bank Nagari Cabang Tapan Pessel (2001), Wakil Pemimpin Bank Nagari Tapan (2005), Pemimpin Cabang Tapan (2006), Pemimpin Analis Kredit (2010), Pemimpin Cabang Lubuk Basung (2011), Pemimpin Cabang Pasar Raya (2015), dan Pemimpin Divisi Manajemen Risiko sejak tahun 2017. (rom)