14 April 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

PKK Didorong Lahirkan Program Kreatif dan Inovatif Untuk Kesejahteraan Keluarga

PADANG, KP – Pemberdayaan Kesejahteraan Kekuarga (PKK) merupakan organisasi kemasyarakatan yang memberdayakan wanita untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan. Organisasi PKK dikenal dengan 10 program pokoknya yang fenomenal. Sepuluh program PKK tersebut diharapkan bisa dikembangkan dengan kreatif dan inovatif sehingga mampu menghadapi berbagai masalah sosial yang terjadi ditengah-tengah masyarakat.

Hal itu diungkapkan oleh Gubernur Sumbar dalam Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 48 yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Barat Alwis, di Auditorium Gubernuran Sumbar, Selasa (11/8).

“Selaku Dewan Pembina PKK Provinsi Sumbar, saya ingin menyampaikan bahwa Pemprov Sumbar memiliki kepentingan dan perhatian yang besar dalam memfasilitasi serta mendorong gerakan PKK untuk terus tumbuh dan berkembang agar mampu berkontribusi dalam mensukseskan pembangunan di Sumatera Barat,” ucap Alwis.

Ia menambahkan, keberadaan dan kiprah PKK sangat diperlukan terlebih melihat dinamika masalah dan kebutuhan masyakarat yang harus diatasi secara simultan dan sistematis.Tugas dan tanggung jawab PKK kedepan sangat berat dalam menghadapi masalah sosial yang semakin komplek di Sumbar. Permasalah tesebut hendaknya menjadi pemicu dan pemacu semangat kerja kader PKK untuk meningkatkan, mencermati dan menyikapi hal tersebut. Diharapkan PKK beserta mitra kerjanya mampu menghadapi masalah tersebut.

“PKK perlu menciptakan perubahan yang adaptif dan responsif terhadap tuntuan dan kebutuhan masyarakat dalam pemberdayaan keluarga dalam arti luas, sehingga kedepannya program dan kegiatan PKK tidak monoton dan ceremonial,” tambah Alwis sembari menyebut PKK juga diharapkan mampu mensinergikan program pemberdayaan masyarakat yang semakin bermanfaat untuk kesejahtetaan keluarga.

Sementara, Ketua PKK Provinsi Sumatera Barat Hj. Nevi Zuairina menambahkan bahwa kader PKK harus mendedikasikan semua pengabdian dan kiprah gerakan PKK sebagai wujud memajukan dan mensejahterakan masyarakat yang berarti juga untuk kemajuan bangsa Indonesia.

“Saya mengharapkan lewat tema peringatan HKG PKK ke 48 yakni Gerakan PKK untuk Indoesia Maju, bukan hanya sebagai slogan, tetapi tema ini harus melekat dalam memompa semangat pembaharuan dengan meningkatkan daya kreasi dan kreatifitas pemberdayaan keluarga dalam arti luas,” kata Nevi.

Turut hadir pada acara itu Wakil Ketua PKK, Kepala BKKBN, Kepala OPD, Kepala Baznas, dan Ketua PKK Kab/Kota se-Sumbar beserta jajaran pengurus. (mas)